- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
PM Kanada Trudeau Buka Suara usai Terekam Diomeli Xi Jinping di Bali

VokalOnline.Com-- Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, akhirnya buka suara setelah video ketika ia dimarahi oleh Presiden China, Xi Jinping, di sela KTT G20 Bali tersebar luas.
Trudeau berkomentar di hadapan wartawan usai Xi memarahinya karena perbincangan mereka dalam pertemuan tertutup di sela KTT G20 bocor ke media. Xi tak mengungkap informasi mana yang ia protes.
Namun, beberapa media memang sempat mengutip seorang sumber pemerintahan Kanada yang mengungkap sejumlah perbincangan Trudeau dengan Xi di sela KTT G20 Bali pada Selasa.
Dalam penjelasannya, Trudeau menegaskan bahwa pemerintah Kanada tak pernah merilis secara resmi hasil pertemuannya dengan Xi. Meski demikian, Trudeau mengonfirmasi pertemuan itu memang terjadi.
"Kanada mempercayai warga negaranya dengan informasi mengenai perbincangan yang kami lakukan atas nama mereka sebagai pemerintah," ujar Trudeau, seperti dikutip Reuters, Rabu (16/11).
Trudeau mengakui tak semua perbincangan dengan kepala negara lainnya akan mudah. Ia pun menyinggung bahwa "sistem" di China dan Kanada memang berbeda.
"Tak selalu ada keterbukaan yang sama, seperti yang bisa dan harus dimiliki oleh seorang pemimpin demokratis," katanya.
Dalam rekaman video yang disiarkan di media Kanada itu, Xi sebenarnya terlihat tersenyum ketika menegur Trudeau dalam bahasa Mandarin.
Namun setelah itu, penerjemah Xi menyampaikan maksud sang presiden kepada Trudeau. Ternyata, pesannya berisi protes keras sang presiden China.
"Semua yang kita bicarakan bocor ke media dan itu tidak pantas," ujar penerjemah tersebut menyampaikan isi omongan Xi kepada Trudeau
Setelah mendengarkan terjemahan tersebut, Trudeau hanya mengangguk sembari tersenyum ke arah Xi. Belum selesai berbicara, Xi kemudian menyampaikan kembali unek-uneknya dalam bahasa Mandarin.
"Jika Anda tulus, maka kita harus melakukan pembicaraan kita dengan sikap hormat satu sama lain. Jika tidak, akan ada konsekuensi tak terduga," kata penerjemah menyampaikan maksud Xi.
Trudeau langsung menyambar dengan berkata kepada Xi, "Di Kanada, kami meyakini dialog bebas dan terbuka dan terang-terangan. Kita akan terus bekerja sama secara konstruktif, tapi akan ada hal-hal yang kita tak sepaham."
Xi tak mengungkap pembicaraan yang ia protes. Namun, seorang sumber memang sempat membocorkan bahwa Trudeau menyampaikan "kekhawatiran serius" atas "campur tangan" China di Kanada.**Syafira
Berita Terkait :
- Biden Disebut Akui Rudal Ukraina yang Hantam Polandia0
- Isi Bocoran Pembicaraan yang Diduga Bikin Xi Marah ke Trudeau di Bali0
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Deklarasi G20 Disahkan, Kompak Desak Rusia Angkat Kaki dari Ukraina0
- Erdogan soal Rudal Hantam Polandia: Hormati Rusia, Perlu Investigasi0
_Black11.png)









