- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
PM Kanada Trudeau Buka Suara usai Terekam Diomeli Xi Jinping di Bali

VokalOnline.Com-- Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, akhirnya buka suara setelah video ketika ia dimarahi oleh Presiden China, Xi Jinping, di sela KTT G20 Bali tersebar luas.
Trudeau berkomentar di hadapan wartawan usai Xi memarahinya karena perbincangan mereka dalam pertemuan tertutup di sela KTT G20 bocor ke media. Xi tak mengungkap informasi mana yang ia protes.
Namun, beberapa media memang sempat mengutip seorang sumber pemerintahan Kanada yang mengungkap sejumlah perbincangan Trudeau dengan Xi di sela KTT G20 Bali pada Selasa.
Dalam penjelasannya, Trudeau menegaskan bahwa pemerintah Kanada tak pernah merilis secara resmi hasil pertemuannya dengan Xi. Meski demikian, Trudeau mengonfirmasi pertemuan itu memang terjadi.
"Kanada mempercayai warga negaranya dengan informasi mengenai perbincangan yang kami lakukan atas nama mereka sebagai pemerintah," ujar Trudeau, seperti dikutip Reuters, Rabu (16/11).
Trudeau mengakui tak semua perbincangan dengan kepala negara lainnya akan mudah. Ia pun menyinggung bahwa "sistem" di China dan Kanada memang berbeda.
"Tak selalu ada keterbukaan yang sama, seperti yang bisa dan harus dimiliki oleh seorang pemimpin demokratis," katanya.
Dalam rekaman video yang disiarkan di media Kanada itu, Xi sebenarnya terlihat tersenyum ketika menegur Trudeau dalam bahasa Mandarin.
Namun setelah itu, penerjemah Xi menyampaikan maksud sang presiden kepada Trudeau. Ternyata, pesannya berisi protes keras sang presiden China.
"Semua yang kita bicarakan bocor ke media dan itu tidak pantas," ujar penerjemah tersebut menyampaikan isi omongan Xi kepada Trudeau
Setelah mendengarkan terjemahan tersebut, Trudeau hanya mengangguk sembari tersenyum ke arah Xi. Belum selesai berbicara, Xi kemudian menyampaikan kembali unek-uneknya dalam bahasa Mandarin.
"Jika Anda tulus, maka kita harus melakukan pembicaraan kita dengan sikap hormat satu sama lain. Jika tidak, akan ada konsekuensi tak terduga," kata penerjemah menyampaikan maksud Xi.
Trudeau langsung menyambar dengan berkata kepada Xi, "Di Kanada, kami meyakini dialog bebas dan terbuka dan terang-terangan. Kita akan terus bekerja sama secara konstruktif, tapi akan ada hal-hal yang kita tak sepaham."
Xi tak mengungkap pembicaraan yang ia protes. Namun, seorang sumber memang sempat membocorkan bahwa Trudeau menyampaikan "kekhawatiran serius" atas "campur tangan" China di Kanada.**Syafira
Berita Terkait :
- Biden Disebut Akui Rudal Ukraina yang Hantam Polandia0
- Isi Bocoran Pembicaraan yang Diduga Bikin Xi Marah ke Trudeau di Bali0
- Harga Kripto Kompak Kebakaran0
- Deklarasi G20 Disahkan, Kompak Desak Rusia Angkat Kaki dari Ukraina0
- Erdogan soal Rudal Hantam Polandia: Hormati Rusia, Perlu Investigasi0
_Black11.png)









