- Pastikan Situasi Aman Kondusif, Lapas Tembilahan Laksanakan Razia Insidentil Blok Hunian
- Hendry Munief dan Kemenpar Gelar Bimtek Promosi Wisata di Rohil: Latih Gen Z Manfaatkan Media Sosial
- Pemilik Akun Sasa Rasa Mak Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti
- FORKI Riau Lepas 11 Karateka ke Kejurnas Bandung, Targetkan Medali dari 11 Kelas
- Wako Dumai Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Unggul
- Sikat Pengedar, Selamatkan Pelajar: Polsek Tempuling, Satu Informasi Warga Bisa Hancurkan Narkoba
- Kejari Meranti Bebasakan Tersangka Dalam Kasus Restorative Justice
- Wakapolda Riau Ungkap Jaringan Internasional di Polres Meranti Narkotika Jenis Sabu 27 Kilogram
- Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Peringatan May Day di Selatpanjang Berlangsung Kondusif, Buruh Deklarasi Dukung Kamtibmas
Siswa SMAN 1 XII Koto Kampar Panik Saat Plafon Kelas Roboh

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Langit-langit atau plafon Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 XIII Koto Kampar roboh. Rabu pagi (21/05/2025) Peristiwa tersebut terjadi menjelang kegiatan belajar mengajar dimulai.
Beruntung tidak ada korban jiwa sesaat kejadian ini. Terpaksa untuk belajar mengajar siswa pun harus dipindah kelas lain.,
Kepala SMAN 1 XIII Koto Kampar ,Romawati, M.Pd saat dihubungi media Vokalonline.com via telepon seluler,Senin (26/05/2025) menjelaskan ambruknya plafon yang terbuat dari bahan gypsum itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
Awal mengetahui kejadian ambruknya plafon itu petugas kebersihaan,saat itu saya masih berada dirumah siap – siap untuk berangkat ke sekolah,tiba – tiba diberitahu petugas kebersihan ada plafon dirungan kelas ambruk.
Mendapat informasi tersebut saya buru – buru pergi ke sekolah,sesampainya di lokasi kejadiaan saat itu saya lihat baru setengah ruangan plafonya ambruk,dan tak berselang beberapa menit baru menyusul ambruk semuanya,saat ambruk sempat bunyi dentuman keras membuat guru dan siswa semuanya terkejut,”ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan Romawati plafon yang ambruk berada di rungan kelas XI, sementara di ruang kelas sebelahnya kami melihat plafonya sudah mulai menggelembung.
Ambruknya plafon ruangan kelas yang dibangun 5 tahun lalu melalui dana aspirasi salah satu Anggota DPRD Riau asal Kabupaten Kampar hingga kini belum diketahui penyebabnya.
Untuk aktifitas belajar mengajar untuk sementara kami pindahkan ke rungan kelas XII,karena anak – anak kelas XII sudah selesai sekolahnya,”ujar Romawati.
Kejadian ini tambah Romawati sudah saya laporkan ke Dinas Pendidikan Riau melalui Kepala Cabang Wilayah III Disdik Riau Adela Sg, M.Pd yang langsung turun melihat kondisi plafon ruangan kelas yang ambruk tersebut.
Saran dari Kacabwil III Disdik Riau pihak sekolah membuat laporan tertulis kepada Dinas Pendidikan Riau agar dicarikan solusi untuk segera di perbaiki planfon yang ambruk tersebut,”tuturnya.
Sementara itu Kepala Cabang Wilayah III Disdik Riau Adela Sg, M.Pd membernarkan terjadinya plafon ruangan kelas SMAN 1 XII Koto Kampar ambruk.
Saya sudah datang melihat satu ruangan plafon yang ambruk. Kemungkinan akan ada lagi plafon di ruang kelas yang lain juga akan roboh, karena kondisinya mulai menggelembung.kejadin ini sudah saya laporkan kepada Plt Kadisdik Riau,”ucapnya ***Vol(Mp)
Berita Terkait :
_Black11.png)









