- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
SPBU Di Desa Suka Maju Masih Berani Berani Bermain Mengisi Jerigen Tampa Menghindahkan Aturan

Kuansing, VokalOnline.Com --Aktivis Kuansing, Noverman Melayu meminta ke PT. Pertamina untuk memberikan sanksi kepada SPBU di desa Suka Maju, kecamatan Singingi Hilir, kabupaten Kuansing, Riau. Karena, SPBU tersebut diduga kuat terbukti melayani pembeli BBM menggunakan jeriken berulangkali, seperti terpantau, Senin, 12 September 2022.
"Ya, saya berharap, pihak PT Pertamina seharusnya memberikan sanksi kepada SPBU yang dinilai melanggar regulasi yang ada di Negeri ini,"kata Noverman mahasiswa UNIKS, Selasa, September 2022. Pagi WIB.
Dikutip dari berbagai sumber, PT Pertamina (Persero) resmi melarang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 dengan menggunakan jerigen. Hal tersebut menyusul dengan ditetapkannya bahan bakar ini sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) pengganti Premium.
PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM dapat tepat sasaran sesuai dengan alokasi dan regulasi yang berlaku.
Adapun mengacu kepada Kepmen ESDM No. 37/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan, dimana ada perubahan status Pertalite menjadi bahan bakar penugasan. Sehingga Pertamina telah memberlakukan aturan terbaru untuk pembelian Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Oleh karena itu, Aktivis Kuansing, Noverman Melayu berharap kepada pihak PT Pertamina untuk memberikan sanksi ataupun menutup SPBU yang telah melanggar aturan yang telah ditetapkan.**(Rusman)
Berita Terkait :
- FPII Kuansing Minta Polisi Tangkap Pemodal dan Penadah emas Ilegal0
- Jajaran Polres Kuansing Kembali Bagikan Bansos, Sebanyak 610 paket Sembako0
- DPC Partai Dekmokrat kabupaten Kuantan Sengingi Merayakan Ulang Tahun Yang Ke-210
- Polisi Tertibkan PETI di desa Sumber Datar Singingi.0
- HMI MPO Cabang Kuansing Minta DPRD Tidak Diam terkait Polemik Pacu Jalur Nasional 20220
_Black11.png)








