- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Tak Sejalan dengan Akar Rumput dan Abaikan Aspirasi Kader Daerah Cutra Andika Mundur dari Hanura

ROKANHILIR, VokalOnline.Com - Cutra Andika Siregar SH MH memilih mundur sebagai ketua DPC Hanura Rokan Hilir. Ihwal mundurnya, DPP tak sejalan dengan aspirasi akar rumput yang abaikan aspirasi kader daerah.
"Iya, mundur sebagi ketua DPC Hanura Rohil. Sejak hari Senin (26/8) kemarin," Kata Cutra Andika kepada waratwan Kamis (29/8/2024).
Selain dirinya kata cutra beberapa kader lain juga menyusul keputusan tersebut. Seperti Wakil ketua Organisasi Mayor Latif, dan Wakil ketua Keanggotaan Nanda Rizky Rilandi, SH serta Ketua PAC Balai Jaya Annas Hasibuan.
Pengunduran dirinya kata Cutra sudah resmi sejak surat pengunduran diri nya sebagai ketua DPC partai Hanura Rokan Hilir dilayangkan ke DPD Hanura Riau.
" dikirim via WA ke Ketua dan Sekretaris DPD Hanura Riau," ujarnya.
Adapun yang menjadi latar belakang pengunduran dirinya tersebut karena rasa kecewa terhadap keputusan yang dikeluarkan DPP partai Hanura terkait Paslon kepala daerah yang diusung di Pilkada nanti.
"Terkait pilkada Rohil, keputusan DPP Hanura tidak sejalan dengan usulan DPC Rohil. Pihak DPC tidak melayangkan protes, karna keputusan DPP itu sifatnya final dan harus dilaksanakan oleh DPC dan keputusan akhir tersebut tidak sejalan dengan DPC," terangnya.
Yang lebih mengecewakan kata Cutra, penyerahan B KWK Cakada Rohil tanpa sepengetahuan dirinya. Hanya dihadiri oleh Ketua umum DPP partai Hanura dan ketua DPD Hanura Riau. Padahal yang berjibaku melakukan penjaringan pihak DPC dan DPC pula lah yang lebih tau seperti apa karakter Paslon yang diusung.
"Informasinya tanggal 15 Agustus kemarin, penyerahan B KWK Cakada Rohil oleh Ketum DPP kepada paslon yang diusung, dihadiri oleh Ketua DPD Hanura Riau DPC tidak dikasi tau. DPP tidak mengakomodir aspirasi kader di daerah. Kecewa dengan keputusan tersebut," pungkas cutra ( Jon )
Berita Terkait :
_Black11.png)









