- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
Terima Kasih Atas Kritik, Semoga Payung Elektrik Masjid Raya Annur Segera Fungsional

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Erisman Yahya,
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan terima kasih atas segala kritik dan saran terkait proyek pembangunan payung elektrik di halaman Masjid Raya Annur Pekanbaru yang hingga hari ini belum selesai.
"Kita mendengar banyak sekali kritik dan saran. Atas nama pemerintah, kita ucapkan terima kasih. Ini tentu karena kita semua peduli dan cinta akan Riau," ucap Erisman kepada media pada Jum'at (30/06/2023).
Erisman menegaskan bahwa Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebagai orang nomor satu di Negeri Lancang Kuning juga punya harapan dan cinta yang sangat besar.
Justru karena cinta kepada Masjid Raya Annur dan ingin agar masjid milik Pemprov Riau ini lebih bagus, bisa jadi icon Riau, makanya Pemprov Riau melalui Dinas PUPR menggelontorkan anggaran untuk membangun dan mempercantik masjid itu.
"Tapi kalau ternyata dalam proses pembangunannya ada pihak-pihak yang tidak amanah, tentu juga tidak pas kalau semua itu disebut sebagai kesalahan Pemprov Riau semata," tegas Erisman.
Erisman menegaskan bahwa secara aturan, semua proses sudah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari tender yang dilakukan secara terbuka hingga penunjukan konsultan perencana dan konsultan pengawas.
"Kalau hari ini kontraktornya tidak bisa menuntaskan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan, ya kan ada proses hukum selanjutnya. Kontraknya diputus dan perusahaannya di-blacklist," ulas Erisman.
Lalu, Gubri Syamsuar juga sudah meminta pihak inspektorat dan BPKP untuk mengaudit pekerjaan ini secara komprehensif.
"Pihak yang salah dan tidak amanah kita minta bertanggungjawab atas masalah ini. Jadi, masih ada proses hukum yang sedang berjalan," tegas Erisman lagi.
Erisman juga menjelaskan bahwa saat ini pihak kontraktor yang telah diputus kontraknya masih berkenan melanjutkan pekerjaan agar payung elektrik bisa terpasang dengan baik.
"Penjelasan dari Dinas PUPR katanya hal itu diperbolehkan pihak LKPP. Ya kita terima kasih, semoga saja payung-payung elektrik itu bisa segera fungsional," ucapnya.
Jika payung-payung elektrik itu fungsional, maka akan terlihat bangunan Masjid Raya Annur Pekanbaru secara keseluruhan jauh lebih cantik dan lebih mempesona dari sebelumnya. **Fira
Berita Terkait :
- Idul Adha 1444 H, PKDP Qurban 15 Ekor Sapi dan 5 Ekor Kambing 1 Juli 2023 di Pekanbaru 0
- Ketua Pengadilan Tinggi Riau Tutup Usia0
- Disorot, DPR Minta ODOL Diselesaikan Lintas Sektoral0
- Diskominfo dan Setwan DPRD Inhu Kunjungi Yube Media Group0
- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau Dilaporkan ke Propam Mabes Polri0
_Black11.png)









