- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
Tingkatkan Mutu, PSTI Riau Gelar Pelatihan Wasit Lisensi S-2

Para peserta pelatihan wasit sepaktakraw lisensi S-2 foto bersama dengan Sekum KONI Riau Edi Satria dan Sekum PSTI Riau Amrizal Amir (duduk di tengah), setelah acara pembukaan di Pekanbaru, Jumat (23/9/2022). (PSTI RIAU)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Untuk meningkatkan mutu wasit sepaktakraw di Riau, Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) Riau menyelenggarakan pelatihan wasit lisensi S-2. Sebanyak 30 wasit mengikuti kegiatan yang digelar selama tiga hari, Jumat-Ahad (23-25/9/2022) di Pekanbaru. Acara tersebut dibuka oleh Sekum KONI Riau, Edi Satria, di Hotel Khas Pekanbaru, Jumat (23/9/2022) sore.
Selain diberi materi teori, mereka juga akan langsung praktik memimpin pertandingan di Kejurda Sepaktakraw Riau yang akan diadakan di Gedung Sepaktakraw Purna MTQ, Sabtu-Ahad (24-25/9/2022).
Sekretaris Umum PSTI Riau, Amrizal Amir, yang mewakili Ketua PSTI Riau Rudianto Manurung SH MH CLA yang berhalangan hadir, menjelaskan, penyelenggaran pelatihan ini sangat penting dilakukan untuk menyambung keterputusan generasi wasit S-2 di Riau. Menurutnya, sudah sangat lama PSTI Riau tidak melakukan pelatihan wasit sehingga tak banyak wasit berlisensi S-2 yang dimiliki Riau.
Imbasnya, kata Amrizal, setiap ada undangan dari PB PSTI untuk pelatihan wasit S-1 nasional, Riau tak pernah mengirim. Padahal, dengan memiliki lisensi S-1 bisa memimpin pertandingan untuk kejuaraan nasional (Kejurnas), PON, dan kejuaraan lainnya yang bertaraf nasional.
"Pada Oktober tahun ini akan digelar Kejurnas Senior di Kalimantan Utara yang kemungkinan besar juga diadakan pelatihan wasit S-1 nasional. Nanti PSTI Riau akan mengirim beberapa wasit yang lulus S-2 ini ke pelatihan tersebut," ujar Amrizal.
Sekum KONI Riau, Edi Satri, saat membuka kegiatan ini mengatakan sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelatihan wasit ini. Menurut mantan Kadispora Riau tersebut, pelatihan ini sangat penting dalam meningkatkan wawasan dan kemampuan wasit dalam memimpin pertandingan. Sebab, kata Edi Satria, wasit harus paham tentang pertandingan yang dipimpinnya, bersikap adil, tak memihak, dan tegas dalam mengambil keputusan.
"Peran wasit sangat penting dalam sukses atau tidaknya sebuah pertandingan. Dia juga akan menentukan kualitas pertandingan, termasuk dalam prestasi atlet," jelas Edi Satria.
Dia berdoa agar sepaktakraw Riau berjaya kembali seperti di masa sebelumnya. Sebagai cabang olahraga khas tanah Melayu, menurut Edi, selain untuk olahraga prestasi, sepaktakraw juga punya nilai seni tinggi.
Ketua panitia pelaksana, Supriadi, menjelaskan dalam pelatihan ini akan dipandu oleh dua instruktur berlisensi ASTAF asal Riau, Tengku Said Armaini dan Supardi Hutabarat. Menurutnya, ke-30 peserta adalah utusan masing-masing PSTI Kabupaten/Kota di Riau, dan ada beberapa yang ikut pelatihan secara mandiri dengan biaya sendiri.
"Kami dari panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak, termasuk dari KONI Riau," jelas Supriadi.***
Berita Terkait :
- Dirancang Kerja Sama, LAMR Dengan Awal Bros Untuk Kesehatan Masyarakat Adat0
- Harimau Masuk Kebun Sawit Warga0
- Lecehkan Kejaksaan Alvin Lim Dilaporkan ke Polresta Pekanbaru0
- Tim PB ISSI Survei Etape Tour de Siak di Riau0
- DPRD Pekanbaru Dukung Pj Walikota Evaluasi Pejabat Rapor Merah0
_Black11.png)








