- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Twitter Kembangkan Fitur Articles untuk Ngetweet Lebih Panjang

Twitter/.int
Jakarta (Vokalonline.com) - Pengguna Twitter saat ini kesulitan mencuit panjang lebar karena jumlah karakter yang dibatasi. Tapi sepertinya Twitter sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna ngetweet dengan lebih panjang.
Fitur baru ini bernama Twitter Articles dan ditemukan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Belum banyak informasi yang diketahui soal fitur ini, tapi dari namanya sepertinya Twitter Articles memungkinkan pengguna mengunggah cuitan yang panjangnya lebih dari 280 karakter.
Dari screenshot yang dibagikan oleh Wong, tampaknya Twitter Articles akan memiliki tab atau bagiannya sendiri, seperti tab Spaces atau Explore di aplikasi Twitter. Apakah fitur ini akan memiliki batas karakter atau kata juga masih belum diketahui, seperti dikutip dari XDA Developers, Sabtu (5/2/2022), Dilansir dari Detik.com
Seperti diketahui, Twitter memperpanjang batas karakter cuitan dari 140 menjadi 280 pada tahun 2017. Namun jumlah ini masih terlalu kecil sehingga pengguna yang ingin mengunggah cuitan panjang harus membuat thread atau utas.
Fitur Twitter Articles ini tentu akan memudahkan pengguna yang sering membuat utas panjang karena mereka bisa menyatukan semua cuitannya dalam satu halaman. Tapi ada juga beberapa pengguna yang mengatakan fitur ini akan mengurangi engagement di Twitter karena utas cuitan biasanya mendapatkan banyak reaksi dari pengguna yang sama.
Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan. Belum diketahui apakah fitur ini akan digulirkan untuk semua pengguna atau terbatas untuk pelanggan Twitter Blue.
Dalam keterangan resminya kepada Cnet, juru bicara Twitter mengatakan pihaknya terus mencari cara baru untuk membantu pengguna memulai dan terlibat dalam percakapan. Perusahaan berlogo burung ini akan membagikan lebih banyak informasi terkait Twitter Articles dalam waktu dekat.**Vol/Ivn
Berita Terkait :
- Ini dia Medsos India untuk Saingi Twitter, Namanya Aplikasi Koo0
- Rohil Mulai Pakai Aplikasi Bersama Selamatkan Riau0
- Rilis produk baru, OPPO Reno6 Bawa Kamera AI Canggih dan Siap Manjakan Para Gamer0
- Rilis Di Indonesia Inilah Harga Smartwatch Garmin Enduro0
- Xiomi Akan Rilis Perangkat Tablet0
_Black11.png)









