- Bukan Sekadar Bela Diri, SMP SR 3 Pekanbaru Tanamkan Disiplin dan Sportivitas
- JADWAL BERUBAH! Karate Kid 3 Riau Open 2026 Resmi Digelar 3-4 Oktober di Gelanggang Remaja Pekanbaru
- Bawa 10 Atlet Bertanding, Dojo Pasir Putih Targetkan Juara di Kejuaraan Karate Kid 3 Pekanbaru
- Tambang Batu Bara PT Era Perkasa Mining di Inhu Disorot, Lokasi Aktivitas Diduga Berbeda dengan IUP
- Kebakaran Rumah di Selatpanjang, Begini Penjelasan Polisi
- Hendry Munief Soroti Privatisasi Pesisir dan Abrasi dalam Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
- Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
- Trisakti School of Multimedia Gandeng CIP Pekanbaru,Bahas Digital Marketing hingga Personal Branding
- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
Wakil Bupati Bengkalis Mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi

BENGKALIS, VokalOnline.Com - Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso mengikuti rapat pengendalian inflasi secara daring, Selasa (4/03/2025) di ruang rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis, yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Salah satu isu yang dibahas yakni jaminan produk halal, yang menjadi perhatian penting bagi masyarakat, terutama dalam sektor pangan dan perdagangan selama bulan Ramadhan.
Mendagri Tito menekankan produk halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi, terutama dalam sektor perdagangan dan industri makanan.
"Kepastian halal suatu produk dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Tito.
Selanjutnya Tito berharap kepada Pemerintah daerah dapat memperkuat pengawasan harga barang serta memastikan bahwa produk yang beredar telah memiliki sertifikasi halal sesuai regulasi yang berlaku.
"Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mengatasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan produk halal bagi masyarakat," ujarnya.
Tito menjabarkan Implementasi Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) terus diperkuat agar produk yang dikonsumsi masyarakat sesuai dengan standar halal yang telah ditetapkan.
Masih kata Tito, Pemerintah daerah diminta untuk mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menjaga daya saing dan memenuhi kebutuhan pasar.
Sementara itu Wabup Bagus mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis aktif dan terus secara berkala memantau harga dan distribusi barang, termasuk memastikan produk halal yang tersedia dengan harga yang wajar dengan berkolaborasi antara BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal),"Pemerintah daerah, dan pelaku usaha akan diperkuat guna mendukung percepatan sertifikasi halal dan stabilitas harga khususnya di Kabupaten Bengkalis," kata Bagus.(Der)
Berita Terkait :
_Black11.png)









