- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Wakil Ketua Dekranasda Siak Senang Penerus Bangsa Diperkenalkan Batik
Infotorial Pemkab Siak

Siak, VokalOnline.Com - Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Ananda Laila Putri tampak senang, karena para generasi penerus bangsa sudah dikenalkan batik. Sehingga nantinya anak-anak tersebut bisa ikut berpartisipasi dalam melestarikan batik yang telah diakui dunia.
Hal itu diungkapkannya saat menyambut peserta studi wisata sekolah dasar (SD) Islam Al Azhar 54 Pekanbaru, Selasa 17 Mei 2022 di Gedung Wanita Siak Sri Indrapura.
Menurut Nanda kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengenalkan batik tulis kepada anak-anak sehingga kecintaan terhadap batik mulai muncul sejak dini.
"Sebagai generasi penerus bangsa, mereka perlu tahu bahwa batik sebagai warisan leluhur yang harus dilestarikan,” kata dia.
Dari pantauan, sebanyak 41 murid terlihat antusias, dengan wajah ceria mereka mulai memberi warna di kain putih yang sudah di beri motif batik Siak.
Untuk menghemat waktu pihak Dekranasda sudah memberikan motif khas batik Siak di atas kain putih. Selanjutnya anak-anak memberi warna yang mereka sukai.
Di lain pihak Kepala SD Islam Al Azhar Tanjih Martopo, S.Pd menyampaikan alasannya memilih studi wisata ke kota Istana dan belajar membatik Dekranasda Siak.
Ia bilang kegiatan itu termasuk salah satu materi pembelajaran terkait materi "perkembangan teknologi produksi sandang" dan para murid secara teori sudah memahami bagaimana membatik.
Kemudian lanjutnya, ia ingin anak-anak mampu mempraktikan secara langsung bagaimana proses membatik tersebut.
"Alhamdulillah pihak dekranasda Siak memberi kesempatan dan peluang kepada murid kami untuk melakukan praktek membatik sehingga murid kami dapat memahaminya dengan baik, baik itu secara teori yang sudah di pelajari di sekolah maupun praktik yang sudah dilakukan di dekranasda kabupaten Siak," ucapnya.
Selain itu, pihak dekranasda juga memberi kesempatan kepada murid SD Al Azhar tentang pengenalan alat tenun yang merupakan salah satu perkembangan produksi sandang, para murid dapat melihat secara langsung proses penenunan dan murid juga dapat melihat hasil tenun yang sudah jadi. (inf/sal)
Berita Terkait :
- Jaksa Eksekusi Ketua Komnas Perlindungan Anak0
- Tokoh Masyarakat Riau Ini Pertanyakan Keabsahan Penabalan Sultan Siak XIII0
- Utamakan Usulan Gubernur Dalam Menentukan Pj Kepala Daerah0
- Harga Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit0
- Petani Sawit Menjerit, Anggota DPR RI Abdul Wahid Desak Pemerintah Koreksi Larangan Export CPO0
_Black11.png)









