- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Warga Dihimbau Berhati-Hati Berkenderaan Jika Tidak Ingin Tercebur Kelaut

Panipahan, VokalOnline.Com - Jika ke Kota Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Rokan Hilir, mengenderai kenderaan roda dua,maka hati-hatilah jika tidak ingin tercebur ke laut atau pantai dari atas jalan pelataran.
Kota Panipahan ini dikenal sebagau kota pelataran Jalan-jalan di kota tersebut jembatan berada diatas laut karena diatas pantai lumpur tinggi nya antara 4 sampai 8 Meter diatas pantai dan jika air laut naik atau pasang maka seperti jalanya akan tenggelam.
Di Panipahan tidak ada polisi Lalulintas juga rambu-rambu lalulintas,yang ada hanya polisi umum Inilah fenomena kota terapung di pesisir pantai Kabupaten Rokan Hilir.
Buktinya sejak Rabu (10/7/2024) Jam 16.00 WIb sore kemaren terjadi musibah pengendera Honda tercebur ke laut,dan ini bukan kalli ini,sudah berulang kali terjadi.
Namun yang satu ini gara-gara honda dikemudikan tak mampu menanjak dan sarat muatan tandan sawit atau TBS keranjang membuat pengendera dan muatanya terjun bebas ke laut,hingga Jumat (11/7/2024) ini menjadi cerita hangat di kota kecil tersebut.
Kejadian terjatuh dan tercebur ke laut ini terjadi di Jalan Kuning Jalil Panipahan Laut,tak jauh dari SMAN I Panipahan.
Akibatnya membuat Wak (40) pengemudi honda bersama keranjang bermuatan TBS terjungkal ke laut.
" Beruntung saat kejadian air laut surut,warga menolong dan mengevakuasinya.
" Korban mengalami luka ringan,honda dikendarainya diangkat oleh warga beramai-ramai dengan alat sederhana dari dasar pantai ke keatas, " Ucap Mustar,warga setempat,Jumat (12/7/2024) kepada media ini.
Warga menyebutkan jalan di kota Panipahan banyak yang mengalami keropos dan berlobang sangat membahayakan bagi pemakai jalan.
" jalan kini banyak rusak dan berlobang akibat abrasi derusan gelombang laut dan sudah berusia tua,perlu perbaikan,jika rusak warga memperbaiki hanya untuk sementara saja, " Aku warga (hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









