- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
Waspada Tanda Anda Mengalami Kelelahan

Ilustrasi. Perubahan mood drastis menjadi salah satu tanda anda mengalami kelelahan (foto: Detik.com)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Merasa lelah sangat umum terjadi setelah berolahraga atau seharian bekerja. Namun, Anda perlu mewaspadai tanda kelelahan yang bisa menjadi masalah serius.
Setiap orang bisa merasa lelah dari waktu ke waktu, dan biasanya ada beberapa penyebab. Itu mungkin karena Anda begadang di malam hari, atau menghabiskan waktu berjam-jam di tempat kerja. Tetapi, pada beberapa orang mungkin merasa lelah sepanjang waktu tanpa alasan yang jelas.Berikut tanda kelelahan yang bisa menjadi masalah serius dan patut diwaspadai.
1. Perubahan berat badan
Jika Anda merasa lelah, Anda mungkin perlu memperhatikan beberapa perubahan pada nafsu makan Anda. Untuk mencoba menambah energi, tubuh dapat memicu keinginan akan gula lebih sering.
Jenis makanan kaya energi ini menyediakan karbohidrat dan kafein dengan cepat, yang menyebabkan kenaikan berat badan dalam jangka panjang. Beberapa orang mungkin juga menemukan bahwa kelelahan menyebabkan nafsu makan berkurang, yang kemudian menyebabkan penurunan berat badan.
2. Perubahan mood
Menurut ahli nutrisi bioniq, Clarissa Lenherr, kelelahan mungkin memicu perubahan suasana hati Anda yang tidak kentara. Merasa lelah dapat meningkatkan emosi dan respons, yang selanjutnya dapat memengaruhi suasana hati Anda secara keseluruhan.
"Pernahkah Anda memperhatikan suasana hati Anda berayun sedikit lebih dari biasanya? Apakah Anda memiliki perasaan terlepas, cemas atau bahkan depresi? Jika jawabannya ya, maka ini bisa dipicu oleh kelelahan," kata Lenherr kepada Express UK.
"Saat kita lelah, kita memiliki lebih sedikit energi untuk menanggapi pemicu stres, yang dapat menyebabkan peningkatan emosi dan respons. Jika Anda menyadari perasaan ini telah berlangsung lebih dari sebulan, saya sarankan untuk menghubungi dokter umum setempat Anda."
3. Brain fog atau kabut otak
Kelelahan serius juga dapat menyebabkan kebingungan. Anda mungkin merasa lebih sulit untuk berpikir atau fokus. Anda harus mempertimbangkan berkonsultasi dengan dokter jika kabut otak Anda berlangsung lebih dari beberapa minggu.
4. Perubahan pada kulit dan rambut
"Salah satu tanda kelelahan dapat terjadi pada rambut dan kulit Anda," kata Lenherr. Menurutnya, dengan kelelahan Anda mungkin menemukan bahwa kulit menjadi lebih kering, rentan berjerawat dan rambut mulai rontok.
"Jika kelelahan Anda terkait dengan stres, ini dapat menyebabkan kelelahan pada kelenjar adrenal yang menghasilkan banyak hormon seks kita. Perubahan hormon seks, khususnya DHEA dan testosteron, dapat menyebabkan perubahan dalam pertumbuhan rambut," tambahnya.
5. Kesulitan tidur
Tanda kelelahan lainnya adalah kesulitan tidur. Meskipun Anda mungkin merasa lelah, beberapa orang justru mengalami kesulitan untuk tidur. Biasanya dianjurkan untuk tidur antara tujuh dan sembilan jam setiap malam, tetapi kelelahan dapat membuat Anda tetap merasa lelah saat bangun.
"Setiap orang berhak mendapatkan tidur malam yang nyenyak, tetapi kurang tidur adalah masalah yang umum," kata Lenherr.
"Ini dapat menyebabkan stres, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi tingkat energi dan suasana hati Anda."
Jika Anda merasa sulit untuk tertidur, Lenherr memberikan beberapa saran agar tidur lebih optimal, di antaranya menghindari kafein terlalu larut dan mengurangi penggunaan elektronik di malam hari.
(agn)
Berita Terkait :
- Kenali Tanda Tidur Anda Yang Berkualitas 0
- Pola Diet yang Tepat untuk Penderita Tukak Lambung0
- Makanan Kaya Serat untuk Kecantikan Kulit Kamu0
- Rekomendasi Makanan Pengganti Nasi untuk Diet 0
- Dampak Positif Vaksinasi Corona pada Ibu Hamil0
_Black11.png)








