- Problematika Pendidikan dan Solusi Pedagogis
- Polsek Enok Dorong Warga Wujudkan Swasembada Pangan melalui Pendampingan
- Matangkan Persiapan Perayaan HUT ke-6, Panitia Gelar Rapat Terakhir
- Bupati Bengkalis Hadiri Kegiatan Forum Konsultasi Publik
- Pansus II DPRD Bengkalis Perdalam Materi LP2B
- Bupati dan Kadisdik Tinjau Sekolah Terdampak Puting Beliung
- Perkuat Akses APBN untuk Daerah, Dr. Karmila Sari Dukung Pembentukan Forum DPR RI Dapil Riau
- Bupati Bengkalis BUka Asistensi Peningkatan IEPK Kabupaten Bengkalis Tahun 2026
- Bupati Bengkalis lantik 215 KepSek
- Hendry Munief Dorong Kepala Daerah Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN
Dampak Positif Vaksinasi Corona pada Ibu Hamil

Ilustrasi. Vaksinisasi covid-19 ternyata memiliki dampak positif untuk ibu hamil (foto: Kompas.com)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Vaksinasi pada ibu hamil ditemukan dapat memberikan perlindungan terhadap bayi yang ada di dalam kandungan dari ancaman infeksi virus corona penyebab Covid-19.
Simpulan tersebut ditemukan dalam studi terbaru dari Israel. Studi menemukan, pasca-vaksinasi, antibodi ditemukan pada semua ibu hamil yang mendapatkan vaksin dan bayi yang baru lahir. Vaksin pada bayi didapatkan melalui transfer plasenta.
"Temuan kami menyoroti bahwa vaksinasi memberikan perlindungan pada ibu sekaligus bayi dari infeksi SARS-CoV-2," tulis penelitian tersebut, melansir Reuters. Penelitian mengikutsertakan sebanyak 20 ibu hamil yang mendapatkan suntikan vaksin Pfizer/BioNTech.
Kendati demikian, simpulan tersebut masih merupakan penemuan awal yang belum melewati proses peer-review. Saat ini, hasil studi dari Hadassah University Medical Center Yerusalem ini baru dapat diakses melalui situs medRxiv.
Selain itu, jumlah sampel yang sedikit juga membuat penelitian ini perlu dibuktikan lebih lanjut. Studi yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas vaksinasi pada ibu hamil. Saat ini, para peneliti akan memantau berapa lama antibodi dapat bertahan pada tubuh bayi.
Pfizer/BioNTech sempat mengatakan bahwa mereka telah memulai studi internasional terhadap 4.000 relawan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 pada ibu hamil yang sehat.
Uji coba juga akan menilai apakah ibu hamil yang mendapatkan vaksin mampu mentransfer antibodinya ke tubuh bayi dalam janin melalui plasenta. Studi terpisah di Amerika Serikat beberapa waktu lalu juga menemukan bahwa vaksinasi pada ibu hamil memberikan perlindungan pada ibu dan bayu melalui transfer plasenta.
(asr)
Berita Terkait :
- Serunya Wisata Tidur di Sawah 0
- Pengurus Ditangkap, LSM George Soros Protes Junta Myanmar0
- BIN Australia Memutuskan Setop Gunakan Ekstremisme Islam0
- Gadis Myanmar Tertembak Aparat Saat Sedang Berbelanja0
_Black11.png)









