- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Serunya Wisata Tidur di Sawah

Selain pemandangan yang menawan destinasi ini menyediakan tempat untuk bermalam di sawah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (foto: Digtara)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, memperkenalkan kawasan wisata berkonsep 'tidur di sawah' yang berada di Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai dengan panorama keindahan alam dan udara yang sejuk.
Pengelola objek Wisata Tidur Sawah, Ferdinan, di Langkat, Rabu (17/3), mengatakan, kawasan persawahan yang dikelilingi hutan Bukit Barisan Taman Nasional Gunung Leuser itu disulap menjadi objek wisata alam dan keluarga karena udaranya yang sejuk, baik saat siang maupun malam hari.
Kawasan wisata 'tidur di sawah' itu dikelola oleh BUMDes Ersada Arih dan pemilik lahan dengan konsep bagi hasil."Berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung ada di sini, mulai tenda penginapan dengan kapasitas 15 tenda, kolam renang, wifi, musolah, air bersih, kantin, semuanya disiapkan pengelola," katanya seperti yang dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan untuk Maret saja tempat sudah habis di pesan oleh mereka yang ingin menginap. Mereka datang dari Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Tanjung Balai, maupun warga Langkat sendiri.
Tiket masuk ke kawasan wisata itu cukup terjangkau, yakni hanya Rp5.000 per orang dan bila menginap memakai tenda harganya hanya Rp75 ribu saja.
Kawasan wisata 'tidur di sawah' ini mudah dijangkau, baik dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan pribadi tepatnya di pinggir jalan umum menuju perbatasan Kabupaten Tanah Karo dengan Kabupaten Langkat.
Salah seorang pengunjung, Heri Widiyanto, saat ditemui di lokasi itu mengungkapkan sungguh tepat bila bermalam di kawasan wisata tersebut.
"Udara dingin malam, sejuknya air pegunungan memberi kemanjaan buat kita untuk berlama-lama di kawasan ini. Maunya berlama-lama di sini menikmati panorama alam dan udara yang sejuk," katanya.
(ard)
Berita Terkait :
- Pengurus Ditangkap, LSM George Soros Protes Junta Myanmar0
- BIN Australia Memutuskan Setop Gunakan Ekstremisme Islam0
- Gadis Myanmar Tertembak Aparat Saat Sedang Berbelanja0
_Black11.png)









