- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
Izinkan Perayaan, Saudi Tetap Larang Impor Pohon Natal

VokalOnline.Com-- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan tetap melarang impor pohon dan pernak-pernik perayaan natal meski mengizinkan perayaan bagi warga yang merayakan di negara itu.
Media lokal Saudi Alwatan seperti dikutip dari The New Arab, Saudi tetap melarang impor barang-barang tersebut yang berhubungan dengan perayaan natal karena tak sesuai dengan ajaran Islam.
Otoritas Zakat, Pajak dan Bea-Cukai Saudi (ZATCA) memastikan pelarangan impor tersebut. Mereka menilai bahwa pohon natal merupakan simbol kepercayaan orang-orang non-muslim.
Sejumlah pihak pun mengkritik alasan otoritas Saudi melarang pohon dan pernak-pernik perayaan natal di tengah gelombang liberalisasi di negara itu. Terlebih, Saudi juga sebelumnya membolehkan perayaan Halloween, konser, dan aktivitas hiburan lainnya.
Apakah agama kita begitu rapuh bahwa sebuah keyakinan bisa dipengaruhi hanya dengan pohon natal? Atau bahkan partisipasi dunia dalam merayakan hari lahir seorang pembawa risalah yang kelahirannya kita kenal?" demikian komentar akun Twitter jurnalis Saudi, Turki Al Hamad.
"Saudi hari ini menampilkan dirinya sebagai negara toleransi dan menampung semua agama serta sekte keagamaan. Apakah keputusan itu membantu menampilkan citra itu? Saya rasa tidak," kata Al Hamad lagi.
ZATCA bukan hanya melarang pohon dan pernak-pernik natal. Barang-barang yang merupakan simbol agama tertentu selain Islam juga dilarang oleh otoritas tersebut masuk Saudi.
Otoritas Bea-Cukai Saudi itu sebelumnya menjawab pertanyaan dari salah satu netizen Saudi terkait izin impor pohon natal di negaranya.
ZATCA dalam akun Twitternya kemudian menjelaskan bahwa barang-barang tersebut tetap dilarang diimpor jelang perayaan natal dan tahun bar
Namun, unggahan ZATCA itu yang merupakan jawaban atas pertanyaan netizen segera dihapus di Twitter tanpa alasan. The New Arab sudah mencoba menghubungi pihak otoritas Saudi itu untuk mendapatkan konfirmasi, namun tak ada tanggapan.**Syafira
Berita Terkait :
- Menteri Kabinet PM Rishi Sunak Mundur karena Pesan 0
- Warga China Tolak Karantina Covid Ditangkap Polisi0
- 12 Anggota Keluarga Jadi Korban Tewas Jembatan Ambruk di India0
- Saudi Pernah Gempar Gegara Pangeran MbS Tangkap Adik Raja Salman0
- China Akan Pamer Sistem Pertahanan Canggih Anti-Drone di Guangdong0
_Black11.png)









