- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Apresiasi Program Berobat Gratis, Warga Sabak Auh Inginkan Alfedri-Husni Lanjutkan Kepemimpinan

SIAK, VokalOnline.Com - Program berobat gratis, yang telah direalisasikan Alfedri-Husni Merza, saat menjabat bupati dan wakil bupati Siak sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Seperti yang disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Bandar Pedada Kecamatan Sabak Auh, Nur Zaidun.
Idun panggilan akrabnya mengatakan, ia salah satu yang merasakan manfaat dari program berobat gratis dari program calon bupati dan wakil bupati Siak nomor urut 3 Alfedri-Husni, sebelum cuti kampanye kemarin.
“Anak saya nomor dua, kemarin ada benjolan di telinganya. Anak saya ini sudah lama sakit, makin kesini makin besar benjolan di telinganya, dan mengeluh sakit,” kata Idun.
Idun menceritakan itu di hadapan calon wakil bupati Siak Husni Merza, saat berkampanye dialogis di Kampung Bandar Pedada, Minggu (20/10/24).
Idun menceritakan, setelah cek di puskesmas, pihak puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak.
“Sampai di RSUD Siak, anak saya di cek, kemudian pihak rumah sakit menanyakan ke saya, apakah saya ada BPJS Kesehatan atau tidak. Saya jawab tidak, saya minta pakai jalur umum saja,” akui Idun.
Namun terang Idun, pihak rumah sakit meminta data administrasi kependudukannya, untuk di cek apakah yang bersangkutan warga Siak atau tidak.
“Ketika saya diketahui ber KTP Siak, pihak rumah sakit menyampaikan, bahwa sudah ada program berobat gratis dari pemkab Siak,” akui Idun.
Berobat gratis yang ditawarkan tersebut, tidak ada dipungut biaya sama sekali.
“Ketika saya diminta untuk menebus obat di luar. Juga gratis,” katanya.
Saat ini anaknya sudah sembuh, Idun tidak menyangka, yang seharusnya anaknya berobat di rumah sakit dengan biaya yang mahal, ternyata pemda sudah menggratiskan seluruh biaya pengobatan.***
Berita Terkait :
_Black11.png)









