- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau mendorong penguatan langkah mitigasi dan adaptasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah perubahan iklim yang semakin ekstrem. Penanganan karhutla dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika api sudah muncul.
Dorongan itu disampaikan Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia saat membuka Seminar Lingkungan Hidup bertajuk Adaptasi dan Mitigasi Karhutla di Era Perubahan Iklim Ekstrem di Rektorat Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (5/11/2026).
Dheni mengatakan, karhutla tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan musiman yang menjadi perhatian ketika kebakaran terjadi. Perubahan iklim menuntut adanya sistem mitigasi dan adaptasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Kita tidak cukup hanya memadamkan api, tetapi harus bergerak lebih jauh membangun mitigasi," ujarnya.
Menurut Dheni, upaya mitigasi harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga pengelola kawasan gambut. Kesadaran publik terhadap ancaman karhutla juga perlu terus diperkuat.
Ia menegaskan, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Media massa memiliki peran strategis dalam mengawal persoalan lingkungan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.
"Media massa tidak boleh hanya menjadi penonton. Media memiliki tanggung jawab publik untuk menyampaikan informasi yang benar," katanya.
Wakil Rektor III UIR Deddy Purnomo Retno mengapresiasi JMSI Riau yang memilih UIR sebagai lokasi seminar lingkungan hidup sekaligus pelaksanaan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).
Menurutnya, isu karhutla relevan dengan kondisi lingkungan yang dihadapi masyarakat. Dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga berbagai aktivitas masyarakat.
Karena itu, Deddy menilai media memiliki peran penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mengawal kebijakan pemerintah terkait keberlanjutan lingkungan.
"Peran media sangat krusial, khususnya untuk mengedukasi publik serta mengawal kebijakan keberlanjutan lingkungan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya informasi berbasis fakta dan data di tengah perkembangan media digital. Kecepatan media siber dalam menyampaikan informasi, menurutnya, harus diimbangi kompetensi dan independensi wartawan.
"Kecepatan tersebut harus diimbangi dengan kompetensi dan independensi jurnalis agar informasi yang disampaikan tetap berlandaskan fakta dan data," katanya.
Menurut Deddy, pelaksanaan UKJ menjadi salah satu langkah untuk memperkuat profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk dalam mengawal isu lingkungan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara JMSI Riau dan UIR untuk memperkuat kerja sama kedua pihak.
Seminar menghadirkan Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan Kementerian Lingkungan Hidup Dasrul Chaniago, akademisi UIR Sri Wahyuni Kadir Abbas, serta Gubernur Riau yang diwakili staf Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau, Pranoto.(del)**
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









