- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Awal Mula Isu Prabowo Cekik Wamen saat Rapat Kabinet di Istana

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diisukan mencekik seorang wamen saat rapat kabinet di Istana Negara. Namun, kabar itu telah dibantah.
Jakarta, VokalOnline.Com - Beredar isu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencekik dan menampar seorang wakil menteri (wamen) dalam suatu rapat di Istana Negara. Isu itu mulanya disebarkan Seword TV melalui akun YouTube mereka pada Minggu (17/9).
Dalam video tersebut, narator Seword, Alifurrahman Asyari, mengklaim ada seorang menteri aktif yang mencekik dan menampar seorang wamen dalam suatu rapat kabinet.
Menurut Alifurrahman, keributan itu bermula saat sang menteri ini marah dengan menteri dari wamen tersebut karena merasa tidak dibantu dalam suatu program yang diamanahkan kepada mereka.
Namun, sang menteri tak hadir dalam rapat itu, sehingga ia pun melampiaskan kemarahannya terhadap wamen. Ia menyebut keributan itu berujung kekacauan hingga para menteri pun harus turun tangan melerai keduanya.
Alifurrahman mengaku mendapatkan cerita ini dari salah seorang staf di Istana yang disebut hadir di rapat tersebut. Hingga akhir video, Alifurrahman tak menyebut secara spesifik nama menteri yang ia maksud. Namun, ia mengatakan menteri tersebut merupakan seorang bakal calon presiden di Pilpres 2024.
Spekulasi pun muncul di media sosial. Publik menebak menteri itu merupakan Prabowo, sementara wamen yang dimaksud adalah Wamen Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Prabowo telah buka suara perihal tuduhan itu. Ia mengaku kaget mendengar isu tersebut lantaran merasa jarang berinteraksi dengan Harvick.
"Saya juga kaget, jadi jelas itu tidak benar ya. Tidak pernah ada rapat seperti itu, saya juga jarang berhubungan dengan Wamen Pertanian, mungkin saya pernah ketemu sekali, sepintas," kata Prabowo dalam acara 'Tiga Bacapres Bicara Gagasan' di UGM yang disiarkan Mata Najwa, Selasa (19/9) malam.
Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mempertimbangkan untuk melapor ke pihak kepolisian. Prabowo mengatakan sedang mempelajari isu yang beredar.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah menanggapi isu itu. Ia membantah dan merasa tak pernah melihat kejadian itu.
Jokowi menduga beredarnya kabar itu bertalian dengan Pilpres 2024 yang kian dekat. Ia meminta masyarakat tak menelan mentah-mentah informasi di internet.
"Setahu saya tidak ada peristiwa seperti itu. Masak nyekek? Memang tahun politik itu banyak berita-berita seperti itu," kata Jokowi di Pasar Jatinegara, Jakarta, Selasa.(fit)**
Berita Terkait :
- Pakar: Tak Ada yang Paling Menggelikan Kecuali Kaesang Ketum PSI0
- Cak Imin Waspada Kaesang Jadi Ketum PSI: Di Belakangnya Ada Presiden0
- Target Kaesang Usai Jadi Ketua Umum: PSI Lolos Senayan di 20240
- Keluarga Korban di Komnas HAM: Kasus Kanjuruhan Pelanggaran HAM Berat0
- Ketum PSI Kaesang ke Jokowi: Izin Saya Ingin Tempuh Jalan Saya Pak0
_Black11.png)









