- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Ketum PSI Kaesang ke Jokowi: Izin Saya Ingin Tempuh Jalan Saya Pak

Ketum PSI Kaesang Pangarep minta izin ke Jokowi.
Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep meminta izin kepada ayahnya sekaligus Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk menempuh jalannya sendiri dalam memilih terjun ke dunia politik.
"Kepada bapak, saya ingin menyampaikan. Izin, saya ingin menempuh jalan saya, pak," kata Kaesang dalam pidato perdananya sebagai Ketum PSI di Djakarta Teather, Jakarta, Senin (25/9).
Kaesang menilai Jokowi sebagai sosok orang tua yang disayangi dan dicintainya. Karena itu, ia ingin mengikuti jejak Jokowi untuk terjun ke dunia politik.
Meski begitu, ia menyatakan Jokowi tentu bukan manusia yang sempurna meski berstatus sebagai presiden RI. "Semoga Gusti Allah memberkati jalan yang saya pilih ini," kata dia.
Kaesang lantas mengklaim salah satu tindakan Jokowi yang patut dicontoh adalah tak pernah lelah menjalankan amanat rakyat. Obat capek Jokowi, kata dia, bersalaman dengan rakyat. Sementara vitaminnya adalah senyum dan kebahagiaan masyarakat yang ditemui.
"Booster-nya adalah ketika beliau memutuskan kebijakan yang tepat bagi masyarakat RI," kata dia.(fit)**
Berita Terkait :
- KPA Catat 73 Konflik Agraria Akibat PSN Era Jokowi0
- Anies Sindir Praktik Investasi di RI Tapi Tanda Tangan di Negara Lain0
- 200 Brimob Dikirim ke Gorontalo Usai Kantor Bupati Pohuwato Dibakar0
- Kantor Bupati Pohuwato Dibakar Massa, Pelayanan Tetap Berjalan0
- Survei Kompas: Banyak Pemilih Golkar Belum Tentukan Pilihan Capres0
_Black11.png)









