- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Survei Kompas: Banyak Pemilih Golkar Belum Tentukan Pilihan Capres

Survei Litbang Kompas menyatakan sejumlah pemilih partai politik belum menentukan capres yang akan didukung di Pilpres 2024.
Jakarta, VokalOnline.Com - Survei Litbang Kompas menyatakan pemilih masih ada pemilih partai politik yang belum menentukan capres untuk dipilih di Pilpres 2024.
Menurut survei Litbang Kompas, konstituen Golkar yang paling banyak belum menentukan capres pilihannya dibanding konstituen partai lain.
Jika dirinci, ada 37,8 persen pemilih Partai Golkar yang belum menentukan capres pilihannya.
Kemudian ada 36,2 persen konstituen PAN yang belum menentukan capres. Pemilih Perindo yang belum menentukan capres juga tergolong tinggi, yakni 28,3 persen.
Begitu pun NasDem. Pemilih partai tersebut yang belum memastikan pilihan capresnya sebesar 22,5 persen.
Berikut rincian pemilih partai politik yang belum menentukan capres :
- Golkar 37,8 persen
- PAN 36,2 persen
- Perindo 28,3 persen
- NasDem 22,5 persen
- Demokrat 22,1 persen
- PKB 20,2 persen
- PDIP 20,1 persen
- Gerindra 18,5 persen
- PKS 17,9 persen
- PPP 15,3 persen
Lainnya 14,3 persen.
Litbang Kompas memprediksi bahwa banyak pemilih Golkar yang belum menentukan capres karena Airlangga Hartarto tidak menjadi kandidat.
Para pemilih PAN juga diprediksi demikian. Akan berbeda jika Ketua Umum Zulkifli Hasan menjadi kandidat calon presiden.
Saat ini, Golkar dan PAN telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.
Survei Litbang Kompas dilakukan sepanjang 27 Juli - 7 Agustus 2023. Melibatkan 1.364 responden di 34 provinsi.
Responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.
Tingkat kepercayaan hasil survei 95 persen, margin of error lebih kurang 2,65 persen.
Sebelumnya, hasil survei Poltracking Indonesia menyatakan ada 16,8 persen responden yang menyatakan belum tentu mencoblos.
Ada 72,2 persen responden yang menyatakan pasti mencoblos. Sementara jumlah mereka yang dipastikan tidak memberikan hak suaranya ada 2,4 persen responden.
Survei Poltracking ini dilakukan pada April 2023 lalu dengan melibatkan 1.220 responden. Margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(fit)**
Berita Terkait :
- Heru Budi: RUU Daerah Khusus Jakarta Ditargetkan Selesai Desember0
- PPP Beri Satu Permintaan ke Mega Jika Ogah Pilih Sandi Cawapres Ganjar0
- Viral Orang Utan Kurus Turun ke Jalan Diduga Terusir dari Habitat0
- Amien Rais: Hentikan Proyek Rempang Eco City0
- Rasio Asupan Protein Hewani Berperan Penting Cegah Stunting0
_Black11.png)









