- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Kantor Bupati Pohuwato Dibakar Massa, Pelayanan Tetap Berjalan

Jakarta, VokalOnline.Com - Setelah peristiwa pembakaran kantor Bupati Pohuwato, Gorontalo oleh warga yang melakukan unjuk rasa, pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan.
Padahal kondisi ruangan di kantor bupati hangus terbakar. Namun, Bupati Pohuwato, Saiful A Mbuinga telah menyiapkan kantor pelayanan di kantor bersama di kawasan blok plan perkantoran Kabupaten Pohuwato.
"Kami sudah persiapkan, kita sudah siapkan dan diputuskan berkantor di kantor bersama," kata Saiful kepada wartawan, Jumat (22/9).
Sementara itu, Penjabat Gubenur Gorontalo, Ismail Pakaya menyesalkan aksi pembakaran dan perusakan di kantor milik pemerintah yang di bangun dari uang masyarakat sendiri.
"Ini yang menjadi penyesalan saya, karena kantor bupati itu dibiayai melalui pajak daerah, retribusi daerah dan itu uang-uang berasal dari masyarakat," kata Ismail.
Akibat kejadian itu, dampak kerugian yang dialami cukup besar.
"Kalau kita bakar kantor milik pemerintah, ya kita rugi sendiri sebagai masyarakat. Harusnya tidak dilakukan pembakaran," ungkapnya.
Sementara itu, polisi sudah menangkap sejumlah orang dan saat ini masih dalam pemeriksaan.
"Yang kita amankan kita cek dulu, dia sebagai apa nanti kita dalami dulu," kata Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/9).
Aksi unjuk rasa warga tersebut, kata Desmont berlangsung di beberapa titik di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Sehingga pihaknya telah mengantisipasi dengan mengerahkan ratusan personil.
"4 titik lokasi aksi dengan dikerahkan 750 anggota," bebernya.
Aksi unjuk rasa tersebut bermula ketika warga mendatangi kantor perusahaan pertambangan, kemudian di kantor itu massa melakukan perusakan setelah tidak pihak yang dapat menemui para pengunjuk rasa.
Setelah itu, warga beralih ke kantor DPRD berharap pihak anggota dewan dapat mendengarkan dan memberikan solusi atas tuntutan mereka yang meminta ganti rugi lahan. Namun, pimpinan DPRD Pohuwato tidak berada di tempat sehingga massa emosi dan melakukan perusakan.
Kemudian massa akhirnya ke kantor Bupati Pohuwato untuk menyampaikan aspirasi mereka dan berharap dapat bertemu dengan bupati. Tapi, lagi-lagi massa tidak bertemu dengan Bupati Pohuwato sehingga massa emosi lalu melakukan perusakan hingga membakar kantor bupati.
Kobaran api pun mulai terlihat di kantor bupati dan semakin membesar akibat hembusan angin yang kencang. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat pun berusaha memadamkan kobaran api.(fit)**
Berita Terkait :
- Survei Kompas: Banyak Pemilih Golkar Belum Tentukan Pilihan Capres0
- Heru Budi: RUU Daerah Khusus Jakarta Ditargetkan Selesai Desember0
- PPP Beri Satu Permintaan ke Mega Jika Ogah Pilih Sandi Cawapres Ganjar0
- Viral Orang Utan Kurus Turun ke Jalan Diduga Terusir dari Habitat0
- Amien Rais: Hentikan Proyek Rempang Eco City0
_Black11.png)









