- Bawa Sabu 23,51 Gram, Pemuda Asal Bukit Lingkar Ditangkap Polsek Batang Cenaku
- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
Bantah Alfedri Tak Diundang, Begini Penjelasan Pemerintah Kampung Jati Mulya Kerinci Kanan

Siak, VokalOnline.Com - Pemerintah Kampung Jati Mulya di Kecamatan Kerinci Kanan, Siak, memastikan bahwa Alfedri diundang dalam kegiatan yang digelar di Dusun Mukti Sari pada Minggu (29/9) kemarin.
Alfedri diundang sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Siak, bukan sebagai calon bupati.
"Pak Alfedri diundang. Kami (pemerintah kampung) yang mengundang. Tapi beliau diundang sebagai Ketua IPHI Siak, bukan sebagai calon bupati," kata Kerani atau Sekretaris Kampung Jati Mulya, Bambang, Senin (30/9).
Bambang mengatakan, undangan yang diberikan kepada Alfedri untuk menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 2024, sekaligus syukuran peresmian Masjid Al Huda Kampung Jati Mulya.
"Nah, kebetulan kegiatan itu digabungkan atau bareng dengan pengajian rutin bulanan MWC NU. Maka rame dihadiri Muslimat NU, Banser atau warga Nahdliyin lainnya," ujarnya.
"Jadi, kalau ada yang bilang beliau tak diundang tapi datang, itu tidak benar dan keliru. Panitia pengajian rutin MWC NU Kerinci Kanan mungkin tidak mengundang. Tapi kami yang mengundang Pak Alfedri secara resmi," jelasnya.
Tidak hanya diundang, kata Bambang, Pemerintah Kampung Jati Mulya juga meminta Alfedri memberikan sambutan dalam acara tersebut.
"Awalnya beliau tak mau. Tapi kita yang meminta. Beliau memberikan sambutan pada dua acara itu, maulid dan peresmian mesjid. Bukan pengajian rutin. Setelah itu beliau langsung pulang. Dilanjutkan dengan acara pengajian, dan Pak Alfedri tidak ada lagi ditempat ketika dibuka pengajian. Jadi, kalau ada yang bilang Pak Alfedri tak diundang tapi datang, itu tidak benar dan keliru. Sebab Pemerintah Kampung Jati Mulya yang mengundang," pungkasnya.**
Berita Terkait :
_Black11.png)









