- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Berikut Penjelasan Sekdako Pekanbaru, Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Indra Pomi Nasution Sekretaris Daerah (Sekda) kota Pekanbaru, membenarkan pembayaran honor RT/RW yang belum dibayarkan dan/atau mengalami macet selama dua bulan, sejak peralihan kepala daerah dari Muflihun ke Risnandar Mahiwa, S.STP., M.Si.
" Pasca sertijab Pj Wako Pekanbaru dari Muflihun ke Risnandar Mahiwa, S.STP., M.Si Kasdaerah (Kasda) dalam Posisi Kosong, sehingga saat itu kami bersama Pak Risnandar menghadap Pj Gubri SF Hariayanto untuk minta dukungan dari Propinsi, untuk membantu pemerintah Pekanbaru yang mengalami ke kosongan Kas Daerah (Kasda)." ungkap Indra Pomi Nasution Sekdako, saat di Konfirmasi Via WhatsApp Pribadinya. Sabtu (20/0/7/2024)
Alhamdulillah PJ Gubri SF Harianto, memenuhi permintaan Pemerintah kota Pekanbaru, dengan melakukan Tranfer ke Kasda Kota. beber Indra Pomi
Dengan bantuan tersebut, kita membayarkan ke hal-hal yang sangat prioritas yaitu; Gaji 13 ASN dan Pembayaran NPHD untuk Penyelenggaraan Pilkada 2024 ( KPU,Bawaslu, dan Anggaran Pengaman)
" Per 18 Juli 2024, kami baru bisa membayar Honor RT/RW di bebera kecamatan diantaranya : Rumbai, Tenayan Raya, Tuah Madani, Rumbai Timur dan Lima puluh ." kembali beber Indra Pomi
Permasalahan yang ditinggal pejabat lama, yang paling terasa masalah keuangan dan kepegawaian ada 19 ASN yang di Nonjob di masa lalu menjadi perhatian dari Kemendagri, namun secara bertahap di selesaikan oleh Riasnandar Mahiwa PJ Walikota Pekanbaru tutupnya......Bersambung.*"Vol(Mp)
Berita Terkait :
_Black11.png)









