- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
- RAPP Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla di Riau
- RAPP Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Dukungan Bagi Tumbuh Kembang Anak
Bupati Catur Sugeng: Kami Komit Melestarikan Adat
Resmikan Balai Adat Kenegarian Sekijang

H Catur Sugeng Susanto Datuk Rajo Batuah
SEKIJANG (VOKALONLINE.COM)- Peran Ninik mamak dalam pembangunan kemasyarakatan tidak dapat kita pungkiri, karena Ninik mamak selaku mitra pemerintah sangat berperan dalam memberikan kontribusi pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat berkomitmen dalam melestarikan adat, apresiasi dan atensi yang tinggi kami berikan kepada ninik mamak, sesuai dengan semboyan yang erat kita pegang tali bapilin tigo, tigo tungku sajoghangan, mari kita sinergikan dalam membangun Kabupaten Kampar, mari basamo mambolo nagoghi” ujar Catur
Demikian dikatakan Datuok Rajo Batuah Catur Sugeng Susanto SH pada acara peresmian Balai Adat kenegarian sekijang yang diadakan di Balai Adat Desa Sekijang Ahad, beberapa waktu lalu.

Hadir pada kesempatan tersebut Camat Tapung Hilir Hadi Nur, Para Ninik mamak kenegarian Sekijang, kepala Desa Sekijang Ahmad Taridi, Alim Ulama, tokoh masyarakat, Lembaga adat kenegarian Tapung, ketua MUI Tapung Hilir, anak kemanakan dari berbagai persukuan di Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir.
Kedatangan Bupati Kampar disambut meriah oleh masyarakat dengan musik tradisional Gubano dan pencak silat yang dilanjutkan dengan pembukaan selubung Papan nama Balai adat kenegarian Sekijang.
“Kami sangat komit dengan pembangunan, insyaallah kami akan melakukannya dengan adil dan proporsional, yang insyaallah ini akan dapat kita realisasikan,” kata Catur Sugeng Susanto.
Atas aspirasi masyarakat seperti Balai Adat, gedung serba guna dan jembatan Alhamdulillah sudah dapat kita nikmati, tentunya kita lakukan secara bertahap karena semua harus dilakukan pemerataan pembangunan, dan untuk tahun ini pembangunan terus kita lakukan di Kabupaten Kampar khususnya di Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir.
"Mari kita jaga kebersamaan yang sudah terbangun, sehingga cita-cita dan kesejahteraan dapat kita wujudkan,” ujar Catur.
Tokoh masyarakat Desa Sekijang Jon Kennedy Datuok Bandaro Mudo dalam sambutan menyatakan Balai Adat dibangun tahun 2019 bersamaan dengan gedung serbaguna, aspal dan jembatan.
"Jadwal ini telah lama di agendakan” Kata Jon Kennedy yang merupakan Pucuk Adat Kenegarian Sekijang.
Desa ini merupakan desa tertua di Kecamatan Tapung Hilir, yang dulunya bergabung dengan kerajaan Siak, sampai saat ini telah dimekarkan menjadi 16 desa, namun belum begitu maju sebagaimana desa yang lahir dari desa Sekijang.
"Belum ada jalan poros, kami sangat yakin dengan kepemimpinan Catur Sugeng Susanto hal ini dapat di realisasikan dan kami sangat komitmen dalam menyukseskan pembangunan,” kata Jon Kennedy.
Sementara itu Ketua Panitia Wal Asri menyatakan Hampir 100 tahun lamanya Alhamdulillah pada hari ini langsung diresmikan oleh bupati Kampar, kedatangan beliau tentunya bukan saja untuk meresmikan namun lebih dari itu dalam mejalin silaturrahmi, ini tak lain karena komitmen beliau terhadap pembangunan kemasyarakatan.
"Semoga beliau senantiasa tetap diberikan kesehatan dan keselamatan dalam membangun Kabupaten Kampar, kami sangat berterima kasih atas kedatangan dalam menjemput aspirasi dan jalinan silaturahmi ini,” kata Wal Asri. (sumber: DiskominfoKampar/Prot-dokpim)***
Berita Terkait :
- Danramil 07/Kampar Kapten Inf Asril Samik Bantu Korban Kebakaran Sawah Baru0
- Massa Ceburkan Mobil Diduga Plat Merah ke Sungai Kampar, Punya Siapa?0
- Membanggakan, Sungai Petai Jadi Desa Digital Pertama di Sumatera0
- JMS Positif, Banyak Siswa Bercita-cita Jadi Jaksa0
- Kampar Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen0
_Black11.png)








