- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
Buwas Pastikan Stok Beras Bulog Enam Bulan Aman

Jakarta, VokalOnline.Com - Direktur Utama Bulog Budi Waseso memastikan pasokan beras nasional yang dikuasai pemerintah aman untuk enam bulan ke depan. Karenanya, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.
"Masyarakat jangan khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau, walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga," kata pria yang akrab disapa Buwas ini dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Jumat (18/11).
Pernyataan Buwas dilontarkan untuk menanggapi isu ancaman kelangkaan pangan yang tidak berdasar.
Bulog, sambung Buwas, melakukan pemantauan pasokan dan harga beras secara intensif. Pasokan yang ada siap digelontorkan kapan saja melalui operasi pasar sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga pangan.
Menurut Buwas, kenaikan harga beras di lapangan terjadi karena beberapa faktor baik eksternal maupun internal dalam negeri, seperti anomali cuaca, kenaikan harga BBM dan juga situasi dalam negeri yang memasuki musim tanam.
Untuk itu, Bulog menggelar kegiatan Operasi Pasar (OP) atau Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) sepanjang tahun.
"Sampai dengan pagi ini kami sudah menggelontorkan beras operasi pasar di seluruh Indonesia dengan jumlah total sebanyak hampir 1 juta ton dan selanjutnya setiap hari kami akan gelontorkan terus sampai dengan panen raya berikutnya," ujarnya.
Saat ini, fokus Bulog adalah mempertahankan stabilitas harga beras di masyarakat. Bulog akan melakukan hal tersebut secara maksimal demi kepentingan rakyat banyak, terlebih di tengah situasi seperti sekarang.
Jumlah stok yang dikuasai Bulog saat ini mencapai 625 ribu ton beras di dalam negeri.
Bulog juga menyimpan stok sebanyak 500 ribu ton beras komersil di luar negeri. Dalam hal ini, stok beras di luar negeri bisa kapan saja ditarik apabila pasokan dalam negeri sudah habis.
"Total stok yang kami punya sekarang sudah hampir 1,2 juta ton yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia, ditambah stok beras komersil hasil kerja sama di luar negeri," ujarnya.
Ia juga menjamin Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini. Tak hanya itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap stabil
Selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar hingga pelosok Tanah Air, Bulog juga sudah memiliki gudang ritel modern sebagai pusat distribusi serta penjualan secara ritel.
"Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan yang bekerja sama dengan Perum Bulog sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan ritel modern yang ada," jelasnya.**syafira
Berita Terkait :
- Erick dan Bahlil Bercanda Tak Mandi dan Kurang Tidur di KTT G20 Bali0
- ADB Kucurkan Pinjaman Rp7,5 T untuk Reformasi BUMN RI0
- Tom Ford Raup \'Cuan\' Rp15,6 T Usai Jual Merek Fashion Miliknya0
- Harga Minyak Turun usai Rusia Kembali Pasok Hungaria0
- Target Pertumbuhan Ekonomi China Diusulkan 5,5 Persen pada 20230
_Black11.png)









