- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Di Atas Rata-rata Nasional, Komjen Gatot Puji Capaian Vaksinasi Riau

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar vaksinasi serentak di seluruh daerah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau jalannya vaksin Covid-19 dari Jawa Barat melalui video telekonferensi.
Di Pekanbaru, Riau, Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono bersama Inspektur Pengawasan Umum Mabes Polri Komisaris Jenderal Agung langsung meninjau vaksinasi.
Berlangsung di Universitas Riau di Jalan Pattimura, Gatot juga memberikan kuliah umum. Sementara di luar gedung, ratusan warga mulai dari lansia dan anak-anak mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
Pantauan di lokasi, pelajar SMP hingga murid SD mendapatkan bekal pulang setelah disuntik. Mereka mendapatkan hadiah tas sekolah dari petugas vaksin.
"Iya dapat tas, senang bisa dapat," ucap seorang murid SD yang baru saja disuntik.
Sementara itu, Komjen Gatot menyampaikan angka vaksinasi di Riau sudah berada di atas rata-rata nasional. Khususnya vaksin dosis pertama yaitu 95 persen lebih.
"Kemudian dosis kedua 73 persen," kata Gatot didampingi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal, Kamis siang, 24 Maret 2022.
Dengan kondisi ini, Gatot berpesan agar masyarakat tidak euforia meskipun sudah vaksin. Pasalnya tetap bisa terkena Covid-19 kalau tidak menjaga protokol kesehatan.
"Pakai masker, jaga jarak dan ajak saudara yang belum vaksin melakukan vaksin baik pertama, kedua dan ketiga," jelas Gatot.
Gatot menjelaskan, warga Indonesia yang terpapar Covid-19 berdasarkan data yang ada adalah mereka yang belum vaksin. Adapun yang sudah vaksin bisanya meninggal karena penyakit bawaan atau komorbid.
"Kalau ada saudara yang komorbid jangan isolasi mandiri, bawa ke rumah sakit dan vaksin ini bertujuan memutus mata rantai Covid-19 agar ekonomi bangkit, masyarakat sejahtera," jelas Gatot.
Gatot memerintahkan jajarannya di Polda Riau agar bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan agama menyukseskan vaksinasi.
"Dengan bekerjasama akan memutus mata rantai Covid-19," ucap Gatot.
Sebelumnya, Gatot memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru karena menjadi daerah paling tinggi capaian vaksinasi di Riau. Berikutnya adalah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kuantan Singingi. (syu)
Berita Terkait :
- Diduga Ada Kong Kalikong Dalam Perpanjangan HGU Perkebunan PT Indri Plant0
- Karhutla Riau Tahun Ini Bakal Parah, Begini Penjelasan BMKG Pekanbaru0
- Muhammad Maliki Terpilih Kembali sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Rohil0
- Sambut Bulan Suci Ramadhan, Gelar Acara Makan Bersama Dengan Pengurus DPD PWMOI Bengkalis0
- BMKG Pekanbaru Jelaskan Terjadinya Fenomena Hujan Es di Kuansing0
_Black11.png)









