Dibawa KPK ke Jakarta, Bupati Kuansing : Mohon Doanya Biar Lancar
DUgaan Korupsi Perizinan Perkebunan

Publisher Vol/Syu Hukum
19 Okt 2021, 18:10:14 WIB
Dibawa KPK ke Jakarta, Bupati Kuansing : Mohon Doanya Biar Lancar

Bupati Kuansing Andi Putra dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK setelah diperiksa di Polda Riau. IST


PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Bupati Kabupaten Kuansing (Kuantan Singingi) Andi Putra dibawa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta setelah beberapa jam diperiksa di Polda Riau. Politisi Golkar ini keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 17.00 WIB. 


Andi Putra dibawa ke Jakarta terkait dugaan korupsi perizinan perkebunan di Kabupaten Kuansing. Andi Putra terbawa karena sehari sebelumnya penyidik melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Negeri Jalur itu.

Pantauan di Polda Riau, Andi Putra keluar tak lama setelah kuasa hukumnya, Dodi Fernando, meninggalkan ruangan pemeriksaan. Andi Putra memakai kaos berkerah biru dibalut jaket warna cokelat. 

Tangannya tak terborgol dan mengiring sebuah tas hitam menuju mobil Toyota Innova B 1092 GKN. Tak banyak yang diucapkan Andi Putra terkait pemeriksaan dirinya. 

"Mohon doanya ya agar lancar," kata Andi Putra kepada wartawan. 

Sementara itu, Dodi Fernando menjelaskan, kliennya datang ke Polda Riau sejak Selasa pagi. Saat itu, Andi Putra tidak didampingi kuasa hukum sehingga pemeriksaan ditunda menjelang siang. 

Ketika Dodi datang siangnya, barulah Andi Putra diminta keterangan oleh penyidik. Dodi menyebut pemeriksaan masih bersifat formil. 

"Jadi setelah ada surat kuasa barulah diminta keterangan, soal apa saja yang ditanyakan itu sudah materi, tanyakan ke penyidik," kata Dodi. 

Dodi menyebut KPK sudah mengeluarkan surat perintah penyidikan. Dodi mengaku sudah melihat surat perintah itu, tapi tidak mau menjelaskan rincinya terkait apa. 

"Kalau materi, sebaiknya ke penyidik saja," tegas Dodi.

Dodi menjelaskan, pemeriksaan di Polda Riau oleh KPK juga dilakukan terhadap sopir, ajudan dan staf di Bagian Protokol Pemerintah Kabupaten Kuansing. 

"Hanya Bupati yang dibawa ke Jakarta, pemeriksaan dilanjutkan di Jakarta, sopir dan ajudan serta staf protokol sudah pulang," jelas Dodi.

Apakah ada pihak swasta juga diperiksa bersama Andi Putra, Dodi tidak tahu. 

"Setahu saya tidak ada," katanya. (syu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment