Breaking News
- Kasus ISPA di Meranti Capai 6.825 Kasus, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
- Cegah Masalah Hukum, Pemkab Meranti dan Kejari Ingatkan Kades Tertib Kelola Dana Desa
- Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
- Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI saat Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
- Persiapan Capai 99 Persen, Kejuaraan Karate GDR Championship Siap Digelar di Pekanbaru
- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- DPRD Pekanbaru Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas,
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
Dibawa KPK ke Jakarta, Bupati Kuansing : Mohon Doanya Biar Lancar
DUgaan Korupsi Perizinan Perkebunan

Bupati Kuansing Andi Putra dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK setelah diperiksa di Polda Riau. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Bupati Kabupaten Kuansing (Kuantan Singingi) Andi Putra dibawa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta setelah beberapa jam diperiksa di Polda Riau. Politisi Golkar ini keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 17.00 WIB.
Andi Putra dibawa ke Jakarta
terkait dugaan korupsi perizinan perkebunan di Kabupaten Kuansing. Andi
Putra terbawa karena sehari sebelumnya penyidik melakukan operasi
tangkap tangan (OTT) di Negeri Jalur itu.
Pantauan
di Polda Riau, Andi Putra keluar tak lama setelah kuasa hukumnya, Dodi
Fernando, meninggalkan ruangan pemeriksaan. Andi Putra memakai kaos
berkerah biru dibalut jaket warna cokelat.
Tangannya
tak terborgol dan mengiring sebuah tas hitam menuju mobil Toyota Innova
B 1092 GKN. Tak banyak yang diucapkan Andi Putra terkait pemeriksaan
dirinya.
"Mohon doanya ya agar lancar," kata Andi Putra kepada wartawan.
Sementara
itu, Dodi Fernando menjelaskan, kliennya datang ke Polda Riau sejak
Selasa pagi. Saat itu, Andi Putra tidak didampingi kuasa hukum sehingga
pemeriksaan ditunda menjelang siang.
Ketika
Dodi datang siangnya, barulah Andi Putra diminta keterangan oleh
penyidik. Dodi menyebut pemeriksaan masih bersifat formil.
"Jadi
setelah ada surat kuasa barulah diminta keterangan, soal apa saja yang
ditanyakan itu sudah materi, tanyakan ke penyidik," kata Dodi.
Dodi
menyebut KPK sudah mengeluarkan surat perintah penyidikan. Dodi mengaku
sudah melihat surat perintah itu, tapi tidak mau menjelaskan rincinya
terkait apa.
"Kalau materi, sebaiknya ke penyidik saja," tegas Dodi.
Dodi
menjelaskan, pemeriksaan di Polda Riau oleh KPK juga dilakukan terhadap
sopir, ajudan dan staf di Bagian Protokol Pemerintah Kabupaten
Kuansing.
"Hanya Bupati yang dibawa ke
Jakarta, pemeriksaan dilanjutkan di Jakarta, sopir dan ajudan serta staf
protokol sudah pulang," jelas Dodi.
Apakah ada pihak swasta juga diperiksa bersama Andi Putra, Dodi tidak tahu.
"Setahu saya tidak ada," katanya. (syu)
Berita Terkait :
- Imigrasi Dumai Sambut Kunker Irjen Kemenkumham Beserta Rombongan0
- Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penyelewengan BBM Subsidi0
- Polda Riau Tangkap 59 Operator Judi Online0
- Mati Terjerat Lagi, Kepunahan Harimau Sumatra di Riau Makin Dekat0
- Tim PWI Pelalawan Bungkam Pemcam Pangkalan Kuras0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)








