- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Diduga Dua Orang Oknum Wartawan Menipu Masyarakat Uang Masyarakat 1,5 Jta Ludes Di Bawak Kabur

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Diduga dua orang oknum wartawan Windy dan Rudianto menipu masyarakat dengan modus ingin mengurus izin pembuatan media dan portal berita dll nya namun setelah medapatkan uang atau meminta sejumlah uang Dp Rp, 3 jta dulu namun kedua oknum menawarkan lagi jadi 1,5 jta setengah aja dulu kalau gak tutur nya kepada korban AR., itu uang di berikan tersebut guna untuk buat media berserta izin nya jelas korban gunakanya untuk pengurus izin dan akte notaris perusahaan Media namun sampai detik ini sudah hampir lebih kuran 3 bulan kedua penipuan bernama Windy dan Rudianto tersebut, malah memblokir nomor korban Inisia A R , dan sampai saat ini di tunggu etikat baik nya tidak ada sama sekali.(04/07/2024).
Sedangkan Dp Rp 1,5 jta rupiah yang di berikan tersebut menandakan, tanda bukti kalau kita serius mau urus media dengan izin akte notaris nya dll jelas korban bukan hanya pengurus Website atau portal berita saja itu sudah kita jelaskan tapi dasar niat mereka memang mau menipu mereka membuat Quitansi dengan isinya tidak sesuai sedangkan guna uang 1,5 jta, tersebut untuk keseluruhan pengurusan perusahaan Media berserta izin nya setelah semua surat selesai baru di lunasi jelas korban namun kedua pelaku membuat kata-kata lain dalam Quitansi tersebut sedangkan korban karena menganggap sebagai sesama rekan jurnalis korban nya percayakan saja eh malah di tipu oleh kedua oknum mengaku sebagai wartawan tersebut.
“Itu,lah tanda bukti kalau kita benar-benar serius tidak nau main – main jelas korban kalau cuma tanda jadi alias Dp sebenarnya kita kasi seratus ribu saja udah bisah., namanya cuma tanda jadi ,tapi kedua penipu tersebut mengatakan mau bayar ini itu, lah jelasnya kedua penipu Rudianto dan Windy tersebut kepada korban ,menirukan omongan kedua penipu windy dengan Rudianto dari pimpinan media Delik Hukrin.com dan sedangkan oknum wartawan penipu tersebut bernama Rudianto., S.Pi mengaku dari pimpinan redaksi media wartakontras.com tersebut.
Berita Terkait :
_Black11.png)









