- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Disinggung Main Sepak Bola Negatif, Pelatih Maroko Seret Guardiola

Walid Regragui membawa Maroko mencatatkan prestasi terbaik di Piala Dunia.
Jakarta, VokalOnline.Com - Pelatih Maroko Walid Regragui membawa-bawa juru latih Manchester City Pep Guardiola ketika disinggung soal gaya main Achraf Hakimi dan kawan-kawan.
Maroko menjadi kejutan di Piala Dunia 2022. Kecuali rakyat negara tersebut, mungkin tak ada yang menjagokan Maroko melangkah sejauh ini.Gaya main Maroko lantas jadi sorotan. Maroko lebih sering bermain tanpa bola. Menunggu lawan melakukan kesalahan dan berupaya seefektif mungkin memanfaatkan peluang.Penguasaan bola Maroko tak pernah lebih dari 50 persen. Bahkan saat melawan Spanyol di babak 16 besar, Skuad Singa Atlas hanya memiliki penguasaan bola di kisaran 22 persen."Luar biasa bagaimana Anda, jurnalis sepak bola, menyukai angka-angka penguasaan bola ini. Tetapi itu tidak bagus ketika Anda hanya bisa melepaskan empat tembakan," ujar Regragui ketika ditanya soal bermain lebih aktif menguasai bola dalam laga melawan Prancis.Regragui kemudian membahas Man City yang dilatih Guardiola dan dihuni pemain-pemain top. Regragui mengaku Maroko bisa tampil cantik jika punya pemain seperti Kevin De Bruyne atau Bernardo Silva."Anda bicara soal expected goals, tetapi tidak bagus jika pemain gagal memanfaatkan empat kesempatan. Saya juga mengidolakan Pep Guardiola, tetapi ketika Anda punya Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, dan pemain kelas dunia lainnya, maka itu mungkin dilakukan.""Kami tahu banyak jurnalis Eropa mengkritik gaya permainan kami dan mereka tidak menyukai kami yang bermain cerdik. Tetapi cara untuk menang tidak hanya satu. Saya pikir pada awalnya kami diberi peluang 0,01 persen untuk memenangkan Piala Dunia. Sekarang kami memiliki 0,03 persen. Ya kita akan menghancurkan statistik itu," papar Regragui dikutip dari Dailymail.Maroko menjadi kesebelasan asal Afrika pertama yang mampu menapaki semifinal Piala Dunia. Regragui dan anak asuhnya bakal berupaya menyempurnakan capaian di Qatar dengan ambisi mengalahkan Prancis. **Syafiira
Berita Terkait :
- Jadwal Semifinal Piala Dunia: Argentina vs Kroasia, Prancis vs Maroko 0
- AS Dakwa 2 Warga Diduga Selundupkan Materi Senjata Nuklir untuk Putin0
- Kronologi Guru AS Dipecat usai Langkahi Siswa Salat dan Cap Penyihir 0
- Belarus Inspeksi Militer untuk Latihan Siaga Tempur 0
- Tak Peduli Konflik, Warga Aljazair ke Qatar Bela Maroko di Piala Dunia 0
_Black11.png)









