- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Disnaker Riau Segera Buka Posko THR di Pekanbaru

Ilustrasi THR. LP6
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi Riau bakal membuka posko pengaduan tunjangan hari raya (THR). Sama dengan tahun sebelumnya, posko ini menerima pengaduan karyawan ataupun buruh yang tidak menerima THR dari perusahaan tempat bekerja.
Kepala Disnakertrans Riau H Jonli mengatakan, posko pengaduan THR ini berada di kantornya di Jalan Pepaya, Pekanbaru. Masyarakat bisa mendatangi posko jika sudah buka nanti.
Jonli menyebut pembukaan posko berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
"Dalam SE Menaker itu kami diminta untuk membuka posko THR, dalam waktu dekat akan kami buka di kantor," kata Jonli, Rabu siang, 14 April 2021.
Posko THR tidak hanya menerima pekerja ataupun buruh tapi juga pengaduan perusahaan terdampak Covid-19 yang tidak bisa membayar sesuai waktu yang ditentukan.
"Nanti pekerja dan perusahaan terdampak Covid-19 dipertemukan, dicari jalan kesepakatan kapan perusahaan bisa membayar THR," kata Jonli.
Jonli menyatakan, kendala perusahaan karena terdampak Covid-19 bukan alasan tidak membayar THR. Pasalnya, THR merupakan kewajiban perusahaan karena ada aturannya.
"Perusahaan tidak boleh mengelak, THR wajib bayar, cuma kapan waktunya harus ada kesepakatan," ujar Jonli. (syu)
Berita Terkait :
- Enam Pintu Keluar Masuk Riau Dijaga Ketat0
- Sejumlah Masjid di Pekanbaru Tidak Laksanakan Salat Tarawih Berjamaah0
- KSP Diminta Cermat Campuri Eksekusi Lahan Desa Gondai0
- UNESCO Akui Togak Tonggol Sambut Ramadan Sebagai Warisan Dunia0
- KSP Nyatakan Konflik Lahan Desa Gondai Akan Diselesaikan KLHK0
_Black11.png)









