DPRD Riau Minta Warga Sampaikan Aspirasi
>Reses Sudah Mulai

Publisher Syafira Lacitra Amanda Nasional
08 Mar 2023, 12:25:19 WIB
DPRD Riau Minta Warga Sampaikan Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho. IST


PEKANBARU, VokalOnline.Com -Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau telah menggelar rapat, Senin pekan lalu. Salah satu poin yang dibahas dalam rapat itu membahas jadwal reses Anggota DPRD Riau ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho mengatakan, untuk reses akan dijadwalkan  mulai pada 3 Maret 2023 mendatang. Artinya, 65 orang anggota DPRD Riau akan kembali ke dapil masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.

"Aspirasi tersebut nantinya akan dicatat oleh para wakil rakyat untuk kemudian diperjuangkan agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah," kata Agung, beberapa waktu lalu.

Agung mengajak seluruh masyarakat Riau untuk memanfaatkan momentum reses anggota DPRD Riau sebagai ajang penyampaian keluh kesah dan aspirasi untuk diperjuangkan.

Menurut dia, sejauh ini 65 anggota DPRD Riau serius dalam memperjuangkan setiap jengkal aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

"DPRD Riau berkomitmen dalam memperjuangkan serta merealisasikan setiap aspirasi yang disampaikan  masyarakat," jelasnya, dilansir Cakaplah.com.

Lanjut dia, sampai saat ini sudah banyak aspirasi yang terwujud oleh 65 anggota DPRD Riau. Baik itu dari segi infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

"Silakan datang dan sampaikan seluruh unek-unek serta aspirasi ke anggota DPRD Riau," kata dia.

Di sisi lain, Agung juga menyinggung soal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 yang sudah berjalan. Diapun meminta organisasi perangkat daerah (OPD) memaparkan program kerja.

"Sejak APBD 2023 resmi berjalan, kita diminta untuk memaparkan progres kerja yang telah ditargetkan," kata Agung.

Lanjut Agung, seperti pambangunan infrastruktur. Mana yang bisa diselesaikan menjelang bulan Ramadan atau Idulfitri. Sebab, memang momen tersebut akan sangat dibutuhkan infrastruktur yang layak. 

"Jadi teman-teman di AKD diarahkan untuk memonitoring, sudah sejauh mana kinerja masing-masing mitra komisi. Kemudian bagaimana progresnya? Bila terhambat, apa kendala?'' kata Agung.

Soal pembangunan infrastruktur ini, kata Agung, ada yang terakomodir melalui bantuan keuangan (Bankeu) yang ditujukan kepada kabupaten/kota. Ia menyebut, salah satu yang menjadi prioritas ialah anggaran perbaikan jalan.

"Kita sudah masukkan Bankeu nilainya Rp5 miliar. Nanti mungkin kami akan coba dorong Komisi IV untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Kota Pekanbaru terkait pelaksanaan pekerjaannya. Karena memang perbaikan jalan di sana sudah sangat banyak dikeluhkah oleh masyarakat. Meski jalan tersebut kewenangan kota, kami bantu melalui Bankeu sebagai pertanggungjawaban di dapil kami," papar Agung. (adv)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment