- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Dua Skadron Pesawat Tempur Rafale Akan Isi Kekuatan Lanud Rsn

Foto bersama dengan awak media, Pengurus REI Riau, Danlanud Rsn serta Petinggi Lanud Rsn Pekanbaru
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Dijadwalkan ditahun 2026, Pesawat tempur Rafale akan ditempatkan di Lanud Rsn Pekanbaru. Jumlah sebanyak dua skadron menggantikam F-16 dan Hawk. Hal ini TNI Feri Yunaldi saat mengelar kegitan silaturahmi dengan awak media Jumat (5/7/2024) kemarin di Lanud Pekanbaru.
Diungkapkan Danlanut Marsekal Pertama diperkirakan dua tahun lagi, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) akan diisi pesawat tempur Dassault Rafale. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sebanyak dua skadron.
Umumnya, satu skadron tempur dihuni 16 unit pesawat. Selain mendatangkan pesawat canggih buatan Prancis, saat ini simulator pesawat Rafale di kawasan Lanud Rsn juga sedang dibangun.
"Mulau datang (pesawat tempur Rafale) tahun 2026. Saat ini sudah mulai dilakukan pembangunan simulatornya," kata Danlanud Marsma TNI Feri Yunaldi.
Menjawab pertanyaan media dimana mendatangkan pesawat tempur Rafale tidak lain untuk perkembangan teknologi khususnya dalam hal pertahanan. Pesawat tempur generasi 4,5 ini dikenal dengan superioritas udaranya yang sudah teruji.
Selain itu juga karena mempertimbangkan Rencana Strategis (Restra) yang sudah dicanangkan pemerintah pusat. Apalagi wilayah Riau berbatasan langsung dengan negara jiran seperti Malaysia.
"Kemampuan pesawat tempur harus di-upgrade. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan telah berkontrak untuk membeli 42 unit pesawat tempur Dassault Rafale. Dua skadron pesawat canggih buatan Prancis ini akan ditempatkan di Lanud Rsn, dengan pengiriman mulai tahun 2026," ujar Danlanud.
Kedatangan pesawat tempat Rafale sebanyak dua skadron nantinya praktis bakal menggeser "burung besi" yang sudah lama bermarkas di Lanud Rsn. Yakni F-16 buatan Amerika dan Hawk 100/200 buatan Inggris.
"Saat ini Lanud Rsn ada Skadron 12 mengoperasikan pesawat tempur Hawk 100/200 dan skadron tempur 16 mengoperasikan pesawat tempur F-16. Nantinya dua jenis pesawat tempur ini akan digeser ke daerah lain. Tapi masih dikaji penempatannya," ujar Danlanud.
Sebagai informasi tambahan bahwa Lanud Rsn Pekanbaru merupakan yang terbesar di Pulau Sumatera. Kemudian satu-satunya Lanud di Sumatera yang mengoperasikan Alutsista lengkap dengan skadron tempur.
Saat ini, Lanud Rsn memiliki Skadron 12 yang mengoperasikan pesawat tempur Hawk 100/200 dan Skadron 16 yang mengoperasikan pesawat tempur F-16. Khusus F-16 di Indonesia hanya ada tiga skadron. Yakni skadron 3 dan 14 di Lanud Madiun.
Kemudian satu lagi skadron 16 di Lanud Rsn Pekanbaru. Sementara Pesawat tempur Hawk selain di Pekanbaru juga ada di Lanud Supadio Pontianak. (*)
Berita Terkait :
_Black11.png)









