- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
FGD Satu Data Indonesia, Bappeda dan Diskominfo Diminta Proaktif

MERANTI, VokalOnline.Com - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, melalui Asisten Administrasi Umum Sudandri membuka Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti di Aula Kantor Bupati, Kamis (21/9/2023).
Kegiatan itu mengambil tema Strategi Penanggulangan Defisit Elektrifikasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau Fitri Haryanti menyampaikan, data publikasi Kabupaten Kepulauan Meranti bukan hanya data dari BPS, tapi juga dikumpulkan dari setiap OPD yang ada
"Untuk itu setiap OPD harus bisa menghasilkan data yang baik, yang bisa dipercaya dan bisa digunakan dalam pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya.
Selaku pembina statistik sektoral, Fitri Haryanti berharap jajaran dinas dan OPD bisa ikut menyelenggarakan kegiatan statistik sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Agar bisa bersama-sama menyelenggarakan kegiatan statistik sektoral sesuai dengan kaidah satu data Indonesia," harapnya.
Sementara itu, Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti Sudandri mengatakan, Program Nasional Satu Data Indonesia merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah. Tujuannya menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi-pakaikan antara instansi pusat dan instansi daerah.
"Kegiatan ini saling terhubung dan berkesinambungan satu sama lain, serta merupakan suatu rangkaian ekosistem yang tidak dapat dipisahkan pada masing-masing tingkatan pemerintahan," jelasnya.
Melalui forum itu, Sudandri meminta kepada Bappedalitbang dan Diskominfotik Kepulauan Meranti, dengan pembinaan dan asistensi BPS Kepulauan Meranti, untuk mengimplementasikan penyelenggaraan Satu Data Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Bappedalitbang selaku koordinator dan Diskominfotik selaku wali data, diminta proaktif memberikan laporan secara berkala, terhadap setiap progres, capaian, hambatan, dan permasalahan dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia," ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, staf ahli bupati Randolph, Kepala BPS Kepulauan Meranti Sumi'rad, para kepala OPD, kepala bagian, dan forum camat, forum kepala desa serta pejabat dan tamu undangan lainnya.
Hadir sebagai narasumber Kepala Seksi Pengelolaan & Pemanfaatan Sumber Daya Energi Cabang Wilayah III Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti, Rudi Hartono. (Bom)**
Berita Terkait :
- Ikuti Rapat Anev Bersama Stakeholder Terkait, Kapolres : Mari Kita Satukan Langkah Pencegahan Karhut0
- Enam Mahasiswa Jerman Berkunjung ke Agrowisata UIR0
- Giat Kesamaptaan Jasmani Semester 2, Personel Diminta Jaga Kebugaran dan Tingkatkan Kemampuan Fisik0
- Polres Rohil Deklarasi Damai Pemilu Bertema \"Pemilu dan Pilpeng yang Bersih, Aman, Kondusif0
- Dibuka Plt Bupati Asmar, Kejati Riau Laksanakan Pembinaan Masyarakat Taat Hukum Di Kepulauan Meranti0
_Black11.png)









