- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Fokus Tekan Angka Stunting, Wabup Siak Husni Merza Pimpin Rakerja Tim Penurunan Stunting

Siak, VokalOnline.Com - Wakil Bupati Siak Husni Merza pimpin Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Siak di Zamrud Room, Perumahan Abdi Praja, Kel. Kp. Rempak. Selasa (4/6/2024).
Wakil Bupati Siak mengatakan diadakannya rapat kerja ini untuk menindaklanjuti surat dari Kementrian kesehatan terkait pengukuran standar gizi dan survei kesehatan.
"Alhamdulillah hari ini kita berkumpul untuk menindaklanjuti surat dari Kementerian terkait standar pengukuran gizi dan terkait survei kesehatan, dimana kita melihat adanya dibeberapa kecamatan masih ada balita stunting".ujar Husni.
Lajutnya, diadakanya rapat untuk tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Siak ini juga bertujuan bagaimana memantapkan pola-pola untuk penurunan stunting yang ada di Kabupaten Siak.
"Saat ini kita masih melihat balita stunting tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak, ini menjadi perhatian kita bersama bagaimana angka-angka ini bisa turun tentunya dengan pola-pola dan kerja keras kita bersama".kata Husni.
Diakhir arahannya Wakil Bupati Siak Husni Merza meminta kepada dinas terkait untuk saling berkoordinasi terkait pemetakan data stunting terutama dinas Kominfo untuk memantapkan aplikasi guna mengakuratkan data balita stunting di setiap kecamatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Wan Idris mengatakan saat ini jumlah anak stunting di Siak ada 660 anak yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Siak.
"Berdasarkan data Dinas Sosial jumlah anak stunting ada 660 anak, namun yang terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial atau DKTS sebanyak 36 anak yang memiliki jaminan kesehatan ada 28 anak, yang ditangani bansos pkh 36 anak, serta yang ditangani bansos BPNT sebanyak 39 anak". Ujar Husni Merza.
"Pemerintah Kabupaten Siak bersama tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Siak terus memberikan mulai dari pendampingan kepada keluarga yang beresiko stunting serta pemberian makanan tambahan dan membentuk orang tua asuh, serta melakukan kerjasama dengan kementrian agama untuk memberikan penyuluhan kepada calon pengantin".kata Wan Idris.
Turut hadir Kaban Keuangan Daerah L Budi Yuwono, Kadis Sosial Wan Idris, Kadis DP3A2KB Kab. Siak Noni Paningsih, serta tim percepatan Penurunan Stunting Kab. Siak.
Berita Terkait :
_Black11.png)









