- Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika di Kemuning
- AKBP Farouk: Kehadiran Polri Harus Beri Rasa Aman, Cepat, dan Berkeadilan untuk Inhil
- Polres Inhil Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
- Pemkab Siak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla
- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
Gaduh Isu Megawati Tunjuk Ganjar Capres, FX Rudy Kena Tegur PDIP

FX Rudy saat dipanggil ke kantor pusat PDIP Oktober 2022 lalu.
Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo ditegur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) lantaran dianggap menyebarkan informasi mengenai Ganjar Pranowo telah ditunjuk Megawati Soekarnoputri sebagai capres.
FX Rudy mengaku tidak pernah menyebarkan informasi itu. Namun, ia diberi teguran oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
"Saya enggak bakalan ngomong sudah pasti Ganjar. Enggak mungkin lah, saya ndhisiki (mendahului) Mbak Mega. Bisa kuwalat saya," kata Rudy ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (12/4).
Selain teguran, Rudy juga mengaku diminta membuat pernyataan tertulis kepada Megawati bahwa dirinya tak pernah menyebarkan informasi tersebut.
Dia pun siap melakukan itu karena memang tak pernah menyebarkan informasi mengenai Ganjar telah dipilih Megawati.
"WhatsApp saya jelas, saya FX Hadi Rudyatmo ketua DPC PDIP Kota Surakarta tidak pernah menyampaikan statement seperti berita di atas. Kalau diperlukan, saya siap dikonfrontasi untuk klarifikasi," katanya.
Rudy lalu menjelaskan bahwa sempat ada nomor tak dikenal yang menghubungi teleponnya pada 11 April. Kala itu, ia tak sempat mengangkat telepon. Rudy lantas menelepon balik.
Orang itu, kata Rudy, menanyakan sosok capres yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024. Rudy mengaku tidak menjawab sosok Ganjar Pranowo dan menyarankan agar ditanyakan kepada Megawati selaku ketua umum.
"Dia tanya masalah capres. Saya bilang, kalau masalah capres, tanya Ketua Umum. Pertimbangannya apa? Silakan tanya Sekjen," kata Rudy.
Rudy lalu menyayangkan ada yang mencatut namanya di pemberitaan mengenai Ganjar Pranowo. Padahal, dia mengaku tak pernah bicara mengenai hal itu.
"Diplintir itu. Makane saya minta diketemukan. Kalau ini tidak segera dicabut, akan saya tuntut secara hukum. Minimal tak laporke dewan pers," katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto menyindir FX Rudy. Orang yang akrab disapa Bambang Pacul itu menyebut Rudy menyebarkan informasi bahwa Megawati telah menunjuk Ganjar sebagai capres.
"Kalau toh pernah ber-statement, faktanya kan dia mengaku enggak ber-statement, mungkin enggak ngaku atau mungkin lagi mimpi, atau lagi ngelindur ya kita nggak tahu," kata Pacul di kompleks parlemen, Rabu (12/4).
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah kabar Megawati telah menunjuk Ganjar sebagai capres yang akan diusung partainya di Pilpres 2024.
"Hanya Ibu Ketua Umum yang akan mengumumkan calon tersebut. Sampai sekarang belum diputuskan," kata Hasto kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/4).**
Berita Terkait :
- HM Adil dan Sejumlah Pejabat Diamankan KPK, Kantor Bupati Meranti dan Rumah Dinas Disegel 0
- Awas Ada Pidana, Panwaslu Rengat Minta PPK Intensif Dalam Pemutahiran Data Pemilih0
- Pengadaan Mobil Listrik Sesuai Instruksi Presiden0
- Ketua KPU Diberikan Sanksi, Setelah Sampaikan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup0
- Dua Wartawan di Inhu Pimpin Pokja di JMSI, Diminta Jaga Hubungan Dengan Mitra0
_Black11.png)









