- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Harga Cabai dan Telur Naik
Pemprov Riau sebut Bukan Imbas Kenaikan BBM

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sejak diumumkannya harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Sabtu lalu, sejumlah bahan pokok juga ternyata turut mengalami kenaikan.
Dikonfirmasi kenaikan harga tersebut, Kepala Seksi Pengembangan dan Perdagangan Dalam Negeri Disperidag Riau, Suryatiningsih mengakui bahwa yang naik adalah harga cabai dan telur.
Namun, ia mengatakan, kenaikan komoditi sembako itu bukan karena naiknya harga BBM, namun memang lebih dulu naik karena pengaruh supply-demand.
"Kalau cabai naik ini karena ada gagal panen dari Jawa. Sehingga pasokan hanya dari Sumatera, makanya cabai di tempat kita naik," ujarnya, Senin (5/9/2022).
Kemudian, persoalan kenaikan harga telur, karena bersamaan dengan cairnya bantuan dari Dinas Sosial terkait PHK. Jadi permintaan telur dan beras naik.
"Makanya, untuk bulan ini, telur dan beras sedikit naik. Karena ketersediaan tak mencukupi permintaan yang agak tinggi," cakapnya lagi.
Lebih jauh, ia mengatakan, komoditi lain yang sudah naik sebelumnya adalah terigu, kedelai, yang sudah naik beberapa bulan lalu, karena impor dari Ukraina dan Amerika.
"Kalau yang lainnya cukup stabil, gula, minyak goreng turun. Ayam cenderung turun dan stabil. Bawang turun. Yang naik cuma itu saja, cabai dan telur," cakapnya lagi.
Dirangkum CAKAPLAH.com, untuk harga cabai di Riau saat ini di harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat turun di harga Rp60.000 per kilogram. Sedang harga telur di atas Rp55.000 sampai Rp60.000 per papan dari sebelumnya di harga Rp40.000 an. (***)
Berita Terkait :
- Lestarikan Cagar Budaya0
- Punya Perhatian Besar, Gubri Ingin Anak Panti Sehat dan Pintar0
- Lestarikan Cagar Budaya, Pemprov Riau Lakukan Pemugaran Rumah Batin Senapelan0
- Gubri Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Unilak0
- Pengurus Persaudaraan Pemuda Sriwijaya Riau Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemerintah 0
_Black11.png)









