- Berbeda Peran, Satu Tujuan: PDC Jalin Silaturahmi dengan Koneksi Riau
- Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
- PLN Terus Memantau Kondisi Sistem Kelistrikan Sumatra
- Petani Hadang Alat Berat PT SBP, Konflik Agraria di Inhu Nyaris Makan Korban Lagi
- Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat
- Dua Kelompok Pendukung Anggota DPRD Riau Baku Hantam di Gedung DPRD, Lobi Sempat Mencekam
- Argentina Taklukkan Inggris 2-1, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
- Kodam XIX Pastikan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres di Provinsi Riau
- Plt. Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
- KLH/BPLH Dorong Kolaborasi Berbagi Air untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Riau
Harga Emas Antam 22 Maret, Lesu ke Rp.931 Ribu
.jpg)
(marketbisnis.com)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- Harga Emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di level Rp931 ribu per gram pada Senin (22/3). Posisi itu turun Rp3.000 dibandingkan sebelumnya di level Rp934 ribu per gram. Serupa, harga pembelian kembali (buyback) juga berkurang Rp2.000 ribu dari Rp810 ribu per gram menjadi Rp808 ribu per gram.
Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp515 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,67 juta, 5 gram Rp4,43 juta, 10 gram Rp8,8 juta, 25 gram Rp21,88 juta, dan 50 gram Rp43,69 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,31 juta, 250 gram Rp218,01 juta, 500 gram Rp435,82 juta, dan 1 kilogram Rp871,6 juta.Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,55 persen ke level US$1.734 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot turun 0,56 persen ke US$1.735 per troy ons pada pagi ini.
Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan pergerakan harga emas dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS (US treasury) dan penguatan dolar AS. Kondisi itu membuat volume perdagangan emas terbilang rendah.
"Rebound yield US treasury dan penguatan dolar AS membuat minat beli emas cenderung sepi. Hal ini, memberikan efek yang negatif bagi harga emas," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/3).Namun, penurunan harga emas tertahan oleh kekhawatiran pasar terhadap inflasi AS. Pasalnya, bank sentral AS, The Fed melanjutkan kebijakan suku bunga rendah yang dikhawatirkan dapat memicu inflasi.
"Hal ini akan mendukung harga emas yang sering dipergunakan sebagai aset anti inflasi," tuturnya. Ia memperkirakan harga logam mulia bergerak di rentang US$1.727 sampai US$1.756 per troy ons hari ini.
(ulf/agt)
Berita Terkait :
- Yield Obigasi AS Tekuk Rupiah ke Rp.14.4340
- Pascal Soriot, Sosok Gigih di Balik Vaksin Corona AstraZeneca0
- Harga Emas Antam 19 Maret, Turun ke Rp.925 Ribu0
- OJK Sebut Pasar Modal Mulai Pulih0
- DPR Nilai Pembentukkan Holding Ultra Mikro Tak Dipolitisasi0
_Black11.png)









