- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh Masyarakat di Daerah

Jakarta, VokalOnline.Com - Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI, dan juga Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) Antara sebagai persiapan kolaborasi penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI. Sejumlah masukan dari Komisi VII disampaikan secara langsung.
Sebagaimana diketahui, RDP ini merupakan bagian dari komunikasi aktif Komisi VII dengan para mitra kementerian dan lembaga. Komisi VII mengharapkan kolaborasi bukan saja terjadi antara TVRI, RRI dan Antara namun juga terjadi dengan mitra lainnya seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, Kementeri Ekraf dan Pariwisata.
Agenda RDP yang digelar pada Rabu (28/1/2026) ini berlangsung dengan hangat. Sejumlah masukan disampaikan oleh para anggota Komisi VII. Salah satu diantaranya adalah dari anggota Fraksi PKS Dapil Riau 1 Hendry Munief MBA.
Hendry Munief menyampaikan bahwa hingga sekarang gaung Piala Dunia 2026 belum dirasakan oleh masyarakat kecil. TVRI sebagai lembaga penyiar resmi belum menjalankan fungsinya secara maksimal.
"Kita sangat berharap event Piala Dunia ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat kecil. Namun faktanya hingga sekarang, gaungnya belum terasa secara massif. Itu yang kita rasakan di daerah. Ini yang harus menjadi PR besar TVRI, RRI dan Antara ke depannya." terang Hendry Munief.
Kolaborasi TVRI, RRI dan Antara pada event Piala Dunia 2024 ini mendapat sambutan positif oleh Hendry Munief. Dan direncanakan, kolaborasi ini juga melibatkan 4 kementerian mitra Komisi VII lainnya seperti Ekraf, Perindustrian, Pariwisata dan UMKM. Dimana, kolaborasi yang massif nantinya mendapatkan dampak yang besar bagi kepuasan publik dan peningkatan ekonomi secara kuantitatif.
"Sinergi ini sangat diharapkan. Momentum berkolaborasi bersama. Kita sebagai berharap pengungkit ekonomi, berharap konversi ekonomi terjadi secara signifikan. Maka, integrasi Nobar Piala Dunia harus berjalan dengan baik." tegas Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
- Rumah Mewah Kedoya Jadi Incaran Pencuri Karena Adanya Plang \'Dijual\'0
- Kubu AHY Yakin Kemenkumham Akan Objektif Jelang Penentuan Nasib0
_Black11.png)









