- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
IRT Ngaku Korban Perkosaan Pernah Bersumpah di Kuburan

PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Advokat Andri Hasibuan dan Firnando Hutagalung terlihat kesal setelah mengetahui ibu rumah tangga inisial Z merekayasa pemerkosaan. Pasalnya, selain habis tenaga, keduanya juga memfokuskan pikiran agar kasus yang menghebohkan Riau dalam beberapa pekan terakhir berlanjut.
Andri menyebut harus bolak-balik dari Jakarta ke Riau, mulai dari Pekanbaru hingga ke Rokan Hulu, untuk mendampingi Z. Apalagi perempuan 19 tahun itu mengaku menjadi korban pemerkosaan dan anaknya meninggal karena dibanting oleh pelaku Andika.
"Bahkan saat saya sidang di Jakarta, saya sempatkan angkat telepon ibu itu," cerita Andri.
Awalnya, Andri dan rekannya Firnando percaya bahwa Z sudah menjadi korban pemerkosaan di Rokan Hulu. Pernah sempat curiga karena keterangan Z selalu berubah tapi Andri mencoba percaya.
Kepercayaan Andri kian kuat setelah suami Z, Surya, pernah mengutarakan niat akan meminum racun bersama istri dan anaknya. Pasalnya Surya mengatakan sudah kehabisan akal agar kasus ini naik saat semua orang ragu.
"Siapa yang gak percaya bang, mau minum racun sekeluarga dia," kata Andri.
Selain ancaman minum racun, Surya dan Z juga pernah mengajak Andri ke kuburan anaknya. Pasangan suami-istri itu bersumpah di atas kuburan dan menyatakan bahwa pemerkosaan itu memang terjadi.
"Sampai sumpah kuburan bang," tegas Andri.
Belakangan, Z menyatakan telah berbohong atas kejadian pemerkosaan baik oleh Andika ataupun tiga pria lainnya. Hanya saja, Andri dan Firnando belum memutuskan melaporkan Z karena menjadi korban kebohongan.
Z sendiri mengaku berbohong karena takut kepada Surya. Pria yang sudah mengasihnya dua anak itu, satu meninggal dunia, disebut sering menganiaya kalau Z ingin berkata jujur.
Hanya saja, Z tidak mengetahui apa motif suaminya meminta dirinya merekayasa kasus ini. Entah karena kecemburuan karena Z pernah dituduh selingkuh atau karena pekerjaan.
Z secara langsung sudah meminta maaf kepada Andri dan Firnando. Begitu juga dengan Polda Riau, Polres Rokan Hulu dan Polsek Tambusai Utara karena rekayasa kasus ini. (syu)
Berita Terkait :
- KPK Sebut Andi Putra Pernah Berusaha Melarikan Diri0
- Polda Riau Optimis Berkas Dekan Cabuli Mahasiswi Lengkap0
- Ratusan Napi Diusulkan Terima Remisi Natal dan Tahun Baru0
- Polisi Bebaskan Korban Kebohongan IRT di Rokan Hulu0
- Jaksa Periksa Dirut PT SMP di Penjara Padang0
_Black11.png)









