- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
- PDC Perkuat Budaya Keselamatan untuk Dukung Operasi yang Andal dan Berkelanjutan
- Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Green Policing
- Tanam Serempak OPLAH 2025, Siak Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional
- Dongkrak Omzet UMKM dan Dorong Literasi, PEP Lirik Hadirkan Mitra UMKM dan LILAC dalam AMK Fest 2026
- Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
- MAN 1 Kepulauan Meranti Terima Perserta Didik,Baru Cerdaskan Anak Bangsa Lewat Program Matamuda
- Disambut Meriah dengan Tradisi Melayu,AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Tiba di Kepulauan Meranti
Jokowi: Jangan Sampai Kemajuan Sia-sia karena Salah Pilih Pemimpin

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mewanti-wanti masyarakat agar tidak salah memilih pemimpin pada Pilpres 2024.
Jokowi mengatakan tiga pilpres mendatang menjadi krusial bagi kemajuan Indonesia. Menurutnya, butuh pemimpin yang tepat untuk mengawal bonus demografi Indonesia.
"Jangan sampai kemajuan yang telah ada, yang telah terbangun ini, menjadi sia-sia karena perpecahan, karena kesalahan kita dalam memilih pemimpin," kata Jokowi pada pembukaan Kongres HMI XXXII di Pontianak, Jumat (24/11).
Jokowi mengingatkan setiap negara cuma punya satu kali kesempatan memanfaatkan bonus demografi. Ia berkata banyak negara, terutama di Amerika Selatan, yang gagal dan tak kunjung menjadi negara maju.
Meski begitu, Jokowi tak memaksa rakyat untuk memilih calon tertentu. Ia menegaskan rakyat berdaulat dalam memilih pemimpin di Pilpres 2024.
"Mau memilih Pak Anies, silakan. Mau memilih Pak Prabowo, silakan. Mau memilih Pak Ganjar, silakan," ucapnya.
"Siapa pun yang Bapak-Ibu dan saudara-saudara pilih, itu adalah memang kehendak, pertama memang kehendak Allah, yang kedua memang kehendak rakyat," ujar Jokowi.
Tiga pasangan capres-cawapres bakal bertarung pada Pilpres 2024. Mereka yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Anak sulung Jokowi ikut bertarung dan menjadi pendamping Prabowo. Sikap Gibran ini berbeda dengan keputusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengusung Ganjar-Mahfud.(fit)**
Berita Terkait :
- Respons Prabowo Saat Ditanya Menteri Pendidikan dari Muhammadiyah0
- Pemkab Meranti Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Ombudsman RI0
- Putin Soal Gencatan Senjata Israel-Hamas: Langkah yang Benar0
- PM Saudi Pangeran MbS Serukan Dunia Boikot Senjata ke Israel0
- Densus Sebut 2 Teroris di Riau Rencanakan Teror saat Natal-Tahun Baru0
_Black11.png)









