- Hendry Munief dan Kemenpar Gelar Bimtek Promosi Wisata di Rohil: Latih Gen Z Manfaatkan Media Sosial
- Pemilik Akun Sasa Rasa Mak Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti
- FORKI Riau Lepas 11 Karateka ke Kejurnas Bandung, Targetkan Medali dari 11 Kelas
- Wako Dumai Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Unggul
- Sikat Pengedar, Selamatkan Pelajar: Polsek Tempuling, Satu Informasi Warga Bisa Hancurkan Narkoba
- Kejari Meranti Bebasakan Tersangka Dalam Kasus Restorative Justice
- Wakapolda Riau Ungkap Jaringan Internasional di Polres Meranti Narkotika Jenis Sabu 27 Kilogram
- Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Peringatan May Day di Selatpanjang Berlangsung Kondusif, Buruh Deklarasi Dukung Kamtibmas
- Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Jokowi Resmi Angkat HR Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo resmi menyematkan gelar pahlawan nasional kepada Haji Raden Soeharto Sastrosoeyoso, dokter pribadi Presiden Sukarno.
Gelar itu diresmikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 96 TK Tahun 2022. Penyematan gelar dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta.
"Menganugerahkan gelar pahlawan nasional dan tanda kehormatan bintang jasa kepada yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya," kata Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Laksamana Muda TNI Hersan dalam prosesi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/11),dilansir dari cnn indonesia.
Soeharto pernah menduduki sejumlah jabatan di kabinet Sukarno. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, hingga Kepala Bappenas.
Selain Soeharto, ada empat tokoh lainnya yang menerima gelar pahlawan nasional tahun ini. Pertama, Raja Paku Alam KGPPA Paku Alam VIII merupakan Raja Paku Alam.
Kemudian, ada tokoh dari Kalimantan Barat Raden Rubini. Dia menjalankan misi kemanusiaan dengan menjadi dokter keliling. Ia juga memimpin pergerakan melawan penjajahan Jepang.
Selanjutnya ada tokoh perjuangan dari Halmahera Tengah, Maluku Utara Salahuddin bin Talibuddin. Ia lantang menyuarakan perjuangan kemerdekaan hingga dibuang beberapa kali oleh penjajah.
Tokoh kelima yang menerima gelar pahlawan nasional adalah Ahmad Sanusi dari Jawa Barat. Dia adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan seorang tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara Pancasila.
Sejumlah kepala daerah hadir untuk menyaksikan tokoh daerahnya menerima gelar pahlawan nasional. Beberapa di antaranya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.**Syafira
Berita Terkait :
- Bukan Elon Musk, Simak Sosok yang Minta Maaf usai PHK di Twitter0
- Prabowo Bantah Bicara Pencapresan Saat Temui Rais Aam PBNU0
- Asteroid Pembunuh Planet Ditemukan usai Lama Disembunyikan Matahari0
- Siapa yang Buat Bitcoin dan Seberapa Kaya Dia?0
- Rating Drama Curtain Call Anjlok Buntut Telat Tayang0
_Black11.png)









