- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
- Plt Bupati Kuansing Tinjau Kesiapan Tepian Narosa Jelang Festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Festival Pacu Jalur 2026 Siap Digelar, Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Rakyat
Jokowi Resmi Angkat HR Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo resmi menyematkan gelar pahlawan nasional kepada Haji Raden Soeharto Sastrosoeyoso, dokter pribadi Presiden Sukarno.
Gelar itu diresmikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 96 TK Tahun 2022. Penyematan gelar dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta.
"Menganugerahkan gelar pahlawan nasional dan tanda kehormatan bintang jasa kepada yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya," kata Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Laksamana Muda TNI Hersan dalam prosesi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/11),dilansir dari cnn indonesia.
Soeharto pernah menduduki sejumlah jabatan di kabinet Sukarno. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, hingga Kepala Bappenas.
Selain Soeharto, ada empat tokoh lainnya yang menerima gelar pahlawan nasional tahun ini. Pertama, Raja Paku Alam KGPPA Paku Alam VIII merupakan Raja Paku Alam.
Kemudian, ada tokoh dari Kalimantan Barat Raden Rubini. Dia menjalankan misi kemanusiaan dengan menjadi dokter keliling. Ia juga memimpin pergerakan melawan penjajahan Jepang.
Selanjutnya ada tokoh perjuangan dari Halmahera Tengah, Maluku Utara Salahuddin bin Talibuddin. Ia lantang menyuarakan perjuangan kemerdekaan hingga dibuang beberapa kali oleh penjajah.
Tokoh kelima yang menerima gelar pahlawan nasional adalah Ahmad Sanusi dari Jawa Barat. Dia adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan seorang tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara Pancasila.
Sejumlah kepala daerah hadir untuk menyaksikan tokoh daerahnya menerima gelar pahlawan nasional. Beberapa di antaranya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.**Syafira
Berita Terkait :
- Bukan Elon Musk, Simak Sosok yang Minta Maaf usai PHK di Twitter0
- Prabowo Bantah Bicara Pencapresan Saat Temui Rais Aam PBNU0
- Asteroid Pembunuh Planet Ditemukan usai Lama Disembunyikan Matahari0
- Siapa yang Buat Bitcoin dan Seberapa Kaya Dia?0
- Rating Drama Curtain Call Anjlok Buntut Telat Tayang0
_Black11.png)









