- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
Jokowi Targetkan Aktivitas Bursa Saham Normal Usai Vaksinasi

(Suara.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap aktivitas pasar modal dan perbankan segera pulih. Harapan ini disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi corona pekerja sektor pasar modal pada Rabu (31/3).
Jokowi berharap usai divaksinasi covid-19, imun pekerja di sektor pasar modal dan perbankan lebih kuat sehingga mereka bisa terhindar dari covid-19.
kami harapkan aktivitas dipasar modal, perbankan akan terlindungi dari tertularnya atau terpaparnya covid-19. Saya harapkan semuanya setelah diberikan vaksinasi berjalan normal seperti biasanya," ucap Jokowi saat meninjau vaksinasi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/3).Jokowi mengatakan pekerja di sektor pasar modal dan perbankan merupakan masyarakat yang masuk dalam daftar prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksin covid-9. Hal ini karena mereka sering berhadapan dengan masyarakat umum.
"kami melakukan vaksinasi besar-besaran di perbankan dan pasar modal terutama bagi yang setiap hari berhadapan dengan pelanggan, baik customer service maupun teller," kata Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan juga berharap sektor finansial seperti perbankan dan pasar modal segera pulih. Jika sektor finansial kembali normal, maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.
"Jadi vaksinasi diprioritaskan di garis depan untuk layani sektor keuangan. Ini perhatian Bapak Presiden supaya kegiatan ekonomi segera pulih," ujar Sri Mulyani.Diketahui, pemerintah saat ini juga sedang menggelar vaksinasi untuk lansia. Mereka juga masuk dalam daftar prioritas pemerintah.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Sisi Nadia Tarmizi menyatakan vaksinasi terhadap lansia baru dilakukan terhadap sekitar 1,5 juta orang per Selasa (30/3). Angka itu hanya 7,6 persen dari target vaksinasi yang seharusnya dilakukan kepada kelompok lansia sebanyak 21 juta orang.
Jumlah itu juga paling rendah dibanding dua kelompok prioritas lain yang menerima vaksin yakni, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Jumlah tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin di hari yang sama telah mencapai 1,4 juta atau 97,65 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara, ada 4,7 juta petugas pelayanan kesehatan yang tercatat sudah divaksinasi. Jumlah tersebut merupakan 27,55 persen dari total 17,3 juta target vaksinasi kepada kelompok tersebut.
(aud/agt)
Berita Terkait :
- Kelebihan Uang, Bank Tolak Deposito BPJS Ketenagakerjaan0
- Bandara Internasional Yogyakarta Terapkan Genose Mulai Besok0
- Japnas Riau Lirik Potensi Lidi dan Kelapa Sawit0
- Desain Proyek Ibu Kota Baru yang Berlanjut Tahun Ini0
- Pabrik Krakatau Steel Diresmikan April 20210
_Black11.png)









