- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Polres Meranti Berhasil Ciduk Oknum Guru Pencabulan Anak di Bawah Umur
- Pilkades Meranti 2026–2027 Digelar, Dinas PMD Ajak Warga Tak Takut Maju Jadi Kepala Desa
- Bupati Meranti Teken Kerja Sama dengan IBT Pelita Indonesia, Dorong SDM Unggul Berbasis Teknologi
- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
- BPS Meranti Lakukan Mutahir Data Sukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026
Jokowi Targetkan Aktivitas Bursa Saham Normal Usai Vaksinasi

(Suara.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap aktivitas pasar modal dan perbankan segera pulih. Harapan ini disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi corona pekerja sektor pasar modal pada Rabu (31/3).
Jokowi berharap usai divaksinasi covid-19, imun pekerja di sektor pasar modal dan perbankan lebih kuat sehingga mereka bisa terhindar dari covid-19.
kami harapkan aktivitas dipasar modal, perbankan akan terlindungi dari tertularnya atau terpaparnya covid-19. Saya harapkan semuanya setelah diberikan vaksinasi berjalan normal seperti biasanya," ucap Jokowi saat meninjau vaksinasi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/3).Jokowi mengatakan pekerja di sektor pasar modal dan perbankan merupakan masyarakat yang masuk dalam daftar prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksin covid-9. Hal ini karena mereka sering berhadapan dengan masyarakat umum.
"kami melakukan vaksinasi besar-besaran di perbankan dan pasar modal terutama bagi yang setiap hari berhadapan dengan pelanggan, baik customer service maupun teller," kata Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan juga berharap sektor finansial seperti perbankan dan pasar modal segera pulih. Jika sektor finansial kembali normal, maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.
"Jadi vaksinasi diprioritaskan di garis depan untuk layani sektor keuangan. Ini perhatian Bapak Presiden supaya kegiatan ekonomi segera pulih," ujar Sri Mulyani.Diketahui, pemerintah saat ini juga sedang menggelar vaksinasi untuk lansia. Mereka juga masuk dalam daftar prioritas pemerintah.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Sisi Nadia Tarmizi menyatakan vaksinasi terhadap lansia baru dilakukan terhadap sekitar 1,5 juta orang per Selasa (30/3). Angka itu hanya 7,6 persen dari target vaksinasi yang seharusnya dilakukan kepada kelompok lansia sebanyak 21 juta orang.
Jumlah itu juga paling rendah dibanding dua kelompok prioritas lain yang menerima vaksin yakni, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Jumlah tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin di hari yang sama telah mencapai 1,4 juta atau 97,65 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara, ada 4,7 juta petugas pelayanan kesehatan yang tercatat sudah divaksinasi. Jumlah tersebut merupakan 27,55 persen dari total 17,3 juta target vaksinasi kepada kelompok tersebut.
(aud/agt)
Berita Terkait :
- Kelebihan Uang, Bank Tolak Deposito BPJS Ketenagakerjaan0
- Bandara Internasional Yogyakarta Terapkan Genose Mulai Besok0
- Japnas Riau Lirik Potensi Lidi dan Kelapa Sawit0
- Desain Proyek Ibu Kota Baru yang Berlanjut Tahun Ini0
- Pabrik Krakatau Steel Diresmikan April 20210
_Black11.png)









