- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Junta Myanmar Akan Tambah Vonis 15 Tahun Bui atas Aung San Suu Kyi

Junta militer Myanmar akan tambah vonis 15 tahun penjara.
Jakarta, VokalOnline.Com - Pengadilan junta Myanmar bakal memutuskan vonis terhadap Aung San Suu Kyi atas lima dugaan kasus korupsi yang menjeratnya, Jumat (30/12) mendatang.Mantan pemimpin de facto yang dikudeta itu terancam dipenjara selama 15 tahun."Akan ada sidang vonis akhir pada Jumat (30) Desember," kata sumber anonim kepada AFP.Suu Kyi bakal disidang atas lima dakwaan korupsi yang berkaitan dengan dugaan penyewaan helikopter untuk seorang menteri pemerintah. Dia dituduh melanggar aturan dan menyebabkan "kerugian bagi negara".Berdasarkan kasus-kasus korupsi sebelumnya, masing-masing dakwaan dikenakan hukuman tiga tahun penjara. Dengan demikian, Suu Kyi terancam 15 tahun penjara dalam lima dakwaan kali ini.Suu Kyi sebelumnya dijatuhi hukuman enam tahun penjara atas dua kasus korupsi pada 12 Oktober lalu. Vonis saat itu menyebabkan total hukuman bui Suu Kyi mencapai 26 tahun setelah sebelumnya divonis 20 tahun penjara."[Suu Kyi] divonis tiga tahun penjara untuk masing-masing dua kasus korupsi," ujar sumber itu kepada AFP.Mantan pemimpin itu sendiri sudah ditahan sejak junta militer menggulingkan dia pada Februari tahun lalu. Dia ditahan di sebuah kompleks di ibu kota Naypydaw.Sejak dikudeta, Suu Kyi seolah 'hilang' dari pandangan publik. Dia hanya muncul dalam foto-foto di ruang persidangan.Meski begitu, sumber AFP mengatakan Suu Kyi dalam kondisi sehat saat kali terakhir terlihat. **Syafira
Berita Terkait :
- Banjir Bandang di Filipina, 13 Orang Tewas0
- PBB Desak Taliban Setop Larangan Kerja Bagi Perempuan 0
- TikTok Terlarang di Semua Perangkat yang Dikelola DPR AS 0
- Pasukan Serbia Siap Tempur saat Konflik di Kosovo Memanas 0
- Tentara Rusia Melunak kala Pasukan Ukraina Makin Berontak 0
_Black11.png)









