- HUT JMSI ke-6 di Inhu, Sekda Zulfahmi: JMSI Mitra Strategis Pemerintah Daerah
- Puncak Musim Kemarau,Ketua forum komunikasi RT_RW kabupaten Meranti Masyarakat Waspadai Kebakaran
- Lima Oknum Personel Positif Narkoba AKBP Aldi : Saya Tegaskan Tak Toleransi Terhadap Lima Oknum
- Batam Harus Siap Jadi Alternatif Terbaik di Tengah Pelemahan Ekonomi Singapura
- Upacara Bulan K3 Nasional 2026, RAPP Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- Menghadapi Tekanan Eksternal: Bagaimana Industri Tekstil Indonesia Bisa Kembali Unggul
- Ketua APPSI Inhil Sampaikan Keluhan dan Pertanyaan Soal Kendala Perkebunan Sawit pada Diskusi Publik
- Hari Pers Nasional 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers
- Anggota DPR RI Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan Tokoh Siak: Bahas Berbagai Hal
- Siswa SMKN 1 Rengat Barat Kini Dapat Belajar Lebih Optimal dengan Ruang Praktik Baru
Korban Tewas Tragedi Halloween Itaewon Jadi 156, Banyak Usia 20 Tahun

VokalOnline.com -- Korban tewas dalam tragedi festival Halloween di distrik Itaewon, Korea Selatan, bertambah menjadi 156 orang per Selasa (1/11).
Dari jumlah ini, sebanyak 101 merupakan perempuan dan mayoritas berusia 20 tahun.
Pusat dan Penanggulangan Bencana Korsel melaporkan terdapat satu korban tambahan dari tragedi Itaewon. Dia adalah perempuan berusia 20 tahun.
Badan itu juga menyatakan perempuan tersebut meninggal saat dalam perawatan karena mengalami luka serius pada Selasa pagi, demikian dikutip Korea Times.
Di hari sebelumnya, pihak berwenang Korsel mengonfirmasi satu orang lagi meninggal imbas Tragedi Itaewon. Ia adalah perempuan berusia 24 tahun.
Petugas melaporkan kematian perempuan itu pada Senin pukul 21.00 waktu setempat, demikian dikutip Yonhap.
Menurut data yang dihimpun pemerintah Korsel, sejauh ini tercatat 29 orang mengalami luka serius dan dalam perawatan, sementara 122 orang lain mengalami luka ringan.
Korea Selatan tengah berduka usai tragedi Halloween di Itaewon pada Sabtu lalu. Dalam insiden ini, 155 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian itu bermula saat semakin banyak orang memadati jalan yang menanjak. Kemudian ada orang yang jatuh dan menimpa massa di bawah.
Orang-orang kemudian panik dan para pengunjung saling injak.
Petugas kemudian berusaha keras menarik beberapa orang keluar dari kerumunan. Namun, puluhan orang sudah terkapar dan mengalami henti jantung.
Menanggapi insiden itu, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol memerintahkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya. Ia juga mendeklarasikan masa berkabung selama sepekan.
Selain itu, Yoon menetapkan distrik Yongsan, tempat Itaewon berada, sebagai zona bencana khusus.**Syafira
Berita Terkait :
- Biden Naik Pitam Zelensky Minta AS Terus Pasok Senjata via Telepon0
- WNI Ditolak Masuk Australia Gegara Bawa Kiloan Rendang dan Bebek0
- Rupiah Menguat ke Rp15.563 usai Imbal Hasil Obligasi AS Turun0
- Quartararo Siap Jadi Orang Gila di MotoGP Valencia 0
- AS Ketar-ketir Putin Bersiap Uji Coba Rudal Nuklir Rusia0
_Black11.png)









