- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
- Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bahti Kesehatan
- Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026 di Polres Inhil Berlangsung Meriah
- Performa Vivo Y22 untuk Pemakaian Kasual, Masih Layak Digunakan?
- Bhabinkamtibmas Petalongan Sambangi Lahan Cabai, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan
- Kambing Sehat, Anak Kuat, Negeri Mandiri: Polsek Keritang Kawal Ketahanan Pangan dari Desa
- Polsek Keritang Pantau Progres Perawatan Jagung Program Asta Cita Dukung Ketahanan Pangan
- Perkuat Edukasi dan Literasi Keuangan di Riau, LPS I Gelar Silaturahmi Perdana dengan Jurnalis Riau
- Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Mahasiswa Resmi Laporkan PT EPE ke Kejati Riau
- Kepala Kantor Perwakilan LPS 1 Silaturahmi Awak Media di Wilayah Riau
KPK Bidik Fly Over Pekanbaru
>Sejumlah Pejabat di Pemerintah Provinsi Riau Diperiksa KPK >Sekretaris Daerah Provinsi Riau Minta Pejabat Kooperatif Diperiksa

Fly over atau jembatan layang di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan SM Amin atau persimpangan Mal SKA Pekanbaru. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengintai sejumlah pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. saat ini diduga ada proyek yang tengah diusut oleh lembaga anti rasuah tersebut.
Adanya pengusutan ini terkuak setelah beberapa pejabat di Pemprov Riau dipanggil ke Gedung KPK, di Jalan Kuningan Jakarta, Kamis (9/3/2023).
Kedatangan ini tentu saja bukan silaturahmi karena bukan kebiasaan KPK memanggil pejabat ke kantor untuk penyuluhan. Biasanya KPK yang akan datang ke daerah.
Beberapa pejabat dimaksud di antaranya Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau, Rahmad Rahmadiyanto. Rahmad memasuki gedung KPK sekitar pukul 09.15 WIB.
Selain Rahmad, terlihat juga Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Yunannaris.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau SF Hariyanto mengaku tidak mengetahui secara detail terkait pemeriksaan tersebut. Namun, dia tidak membantah informasi adanya pejabat Pemprov Riau diperiksa KPK untuk dimintai keterangan.
"Iya, saya dapat laporan seperti itu. Tapi saya gak tahu pasti apa persoalannya. Cuma ada kemarin dia (Karo PBJ Setdaprov Riau) melapor ke saya. Ya saya bilang harus kooperatif saja," tutur SF Hariyanto.
Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan, Rahmad Rahmadiyanto, mengungkapkan kehadirannya di KPK untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pembangunan jembatan penyeberangan (fly over) di Pekanbaru pada tahun 2018 silam.
"Saya diundang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pekerjaan flyover tahun 2018," ujarnya, dilansir Cakaplah.com.
Rahmad menjelaskan, keterkaitannya dalam dugaan korupsi itu, sehingga harus menghadiri pemeriksaan oleh penyidik KPK pada hari ini.
"Posisi saya saat itu bukan di Biro PBJ dan sekarang saya menjadi pejabat definitfnya," ungkapnya.
Saat ditanya berapa nilai proyek yang diperiksa dalam kesaksiannya, Rahmad Rahmadiyanto, mengaku tidak mengetahuinya dan menjelaskan kehadirannya di KPK tidak lebih sebatas saksi yang dimintai penjelasan atas sejumlah dokumen proyek pembangunan flyover oleh penyidik KPK.
"Itu saya tidak tahu pak. Karena saya memberi keterangan ini saja, tentang dokumen-dokumen yang diminta saja" jelasnya.
Sebagai informasi, fly over yang dibangun tahun 2018 oleh Pemerintah Provinsi Riau salah satunya berada di depan Mal SKA Pekanbaru. berikutnya ada fly over di Pasar Pagi Arengka.
Kedua fly over itu memang tidak selesai tepat waktu. Namun tidak diketahui fly over mana yang saat ini masuk dalam bidikan KPK.***
Berita Terkait :
- Gubernur Syamsuar dan Rektor UNP Teken Nota Kesepakatan, Untuk Tingkatkan SDM Riau 0
- IKD Akan di Terap Bagi ASN dan THL di Lingkungan Pemerintah Kampar0
- Hakim Terima Kesimpulan, Nasib Johan Kosiadi Ditentukan Pekan Depan 0
- Terperogok Mencuri,Pukul Pemilik Rumah,Warga Sinaboi Ini Huni Tahanan Polsek Sinaboi0
- Imbang Dibabak Pertama, Begini Hasil Akhir Eksebisi Bola Meriahkan HPN 0
_Black11.png)









