- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
KUA-PPAS Ditandatangani Segini Besaran APBD Perubahan Kota Pekanbaru

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama dengan DPRD Kota Pekanbaru melaksanakan sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2022, Selasa (27/9/2022).
Adapun untuk APBD Perubahan tahun 2022 disepakati senilai Rp2,5 triliun. Angka ini mengalami penurunan sedikit jika dibandingkan dengan APBD murni yakni Rp2,56 triliun.
"Sesuai dengan tahapan yang diatur, hari ini kita melakukan penandatanganan atau MoU untuk APBD tahun 2022. Dimana angka ini tak bertambah dari yang lama," ujar Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, Selasa (27/9/2022).
Ia mengatakan pihaknya yakin dan percaya jika ini bertambah maka Pemerintah tidak akan sanggup, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga tak mencukupi. Dikatakan Muflihun lagi, pihaknya menghindari tunda bayar di tahun selanjutnya.
"Jadi kami hari ini bersepakat dengan DPRD, bagaimana kita bisa mengeluarkan kegiatan strategi dan urgent, itu yang kita keluarkan, maka angka kita hari ini tak ada penambahan. Walaupun ada penambahan dari DAU kemudian penambahan bagi hasil tapi kita tetap menggunakan pagu lama," sebutnya.
Sebagai target dari PAD sendiri untuk retribusi di awal itu adalah sebesar Rp100 miliar, namun ternyata itu mustahil tercapai.
"Makanya kita kurangi target, jadi ini dalam artian kita mungkin capaian sendiri terkait dengan APBD ke depan lebih maksimal," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil rapat Banggar DPRD Pekanbaru dengan TAPD Pemko Pekanbaru, bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 diperkirakan Rp2,5 triliun.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi mengungkapkan, angka tersebut sedikit menurun ketimbang APBD Murni dengan angka Rp2,56 triliun.
"Salah satu keputusan Banggar, mungkin nanti kita melakukan MoU KUA-PPAS 2022 di angka Rp2,5 triliun dan kita tidak mau 'bunuh diri' juga. Berapa yang kita dapatkan, maka segitu lah yang kita realisasikan," kata Sabarudi, Senin (26/9/2022).
Sabarudi mengungkapkan, ada beberapa penyebab yang menjadi tidak bertambahnya anggaran perubahan di tahun 2022.
"Dari beberapa sektor seperti PAD dan juga termasuk dana transfer dari pusat yang berkurang. Dari target PAD tahun 2022 Rp945 miliar itu kita hanya mencapai sekitar Rp700 miliar," cakapnya.
Ia berharap agar Pemko Pekanbaru bisa menyiasati anggaran perubahan tersebut untuk menuntaskan program-progran yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Kita serahkan ke eksekutif untuk menggodok dengan angka Rp2,5 triliun. Seperti apa mereka merekayasa anggaran perubahan itu supaya skala prioritas dan program masyarakat bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.
"Termasuk tunjangan pegawai (TPP), insentif RT/RW, serta program yang sifatnya langsung untuk masyarakat," lanjutnya.
Selain itu, Sabarudi juga menyampaikan bahwa DPRD Pekanbaru saat ini tengah berusaha untuk menggelar rapat paripurna penandatangan MoU KUA-PPAS APBD Perubahan 2022 secepatnya.
"Insya Allah, hari ini, kalau tidak sore ini mungkin malam," pungkasnya. (***)
Berita Terkait :
- Gubri Berjumpa Syekh Ariful Bahri dan Mahasiswa Riau di Madinah0
- Mendag Zulhas: Mahasiswa Harus Siap Berkompetisi0
- Pemko Akhirnya Teken MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 Rp 2,5 T0
- Gubri Syamsuar Melakukan Kunjungan ke Universitas Al-Azhar di Kairo-Mesir0
- Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi0
_Black11.png)









