- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
- BPS Meranti Lakukan Mutahir Data Sukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026
- Tidak Terlalu Mewah SMK Buat Perpisahan Sederhana Sesuai Aturan Pemerintah
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
- Masyarakat Desa Sekayan Apresiasi Polres Inhil atas Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba
- Pemko Pekanbaru Susun Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan dan Guru Jadi Prioritas
- Oknum PPPK di Inhu Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Peredaran Sabu
- Hendry Munief Dorong Pemerintah Pusat-Pemda Berkolaborasi Kembangkan Urban Tourism
- Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Pemko Akhirnya Teken MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 Rp 2,5 T
DPRD Pekanbaru

PEKANBARU , VokalOnline.Com - DPRD Pekanbaru akhirnya menggelar Rapat Paripurna MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022, Selasa (27/9/2022).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, di dampingi tiga wakilnya Ginda Burnama ST, T Azwendi Fajri SE, Ir Nofrizal MM, serta para anggota dewan lainnya.
Sementara dari Pemko Pekanbaru hadir Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, Sekko HM Jamil, dan kepala OPD terkait.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menjelaskan, bahwa hasil kesepakatan MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 antara DPRD Pekanbaru dengan Pemko, sebesar Rp 2,5 triliun.
"Dari angka tersebut, tidak ada penambahan di anggaran perubahan ini. Kenapa tidak bertambah, karena kemampuan kita tak bisa. Kan nggak mungkin kita paksakan," kata Sabarudi usai Paripurna.

DPRD Pekanbaru bersama Pemko, tidak bisa memaksakan penambahan anggaran. Meski pada APBD Murni 2022 kemarin disahkan Rp 2,560 triliun.
"Bisa-bisa kalau dipaksakan, nambah hutang tunda bayar. Bagus kita pahit-pahit dari sekarang.
Biar berjalannya bagus ke depan," terangnya.

Diusulkan pertama, anggaran perubahan 2022 Rp 2,7 triliun. Namun tidak disetujui Pemprov Riau.
Disinggung tahapan selanjutnya Paripurna APBD Perubahan 2022 ini, Sabarudi menegaskan, bahwa sesuai jadwalnya, pihak DPRD Pekanbaru terkejar mengesahkan APBD Perubahan 2022 ini, sebelum tanggal 30 September.

"Insya Alloh terkejar. Setelah MoU ini, kita nota, lalu Paripurna Pandangan Fraksi, Jawaban Pemerintah, terakhir pengesahan APBD Perubahan 2022 Pada Jumat (30/9/2022)," paparnya.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun usai Paripurna menegaskan, angka Rp 2,5 triliun ini, memang tak bertambah dari yang lama. Kenapa tidak bertambah, karena PAD Kota Pekanbaru tak sanggup.

"Makanya, kita menghindari tunda bayar tahun depan. Kita bersepakat dengan DPRD, angka ini.
Bagaimana kita mengeluarkan kegiatan yang tak strategis. Memang ada DAU dan dana bagi hasil," jelasnya.
Diakuinya, target PAD 1 triliun, itu merupakan target nonsen. Ke depan, Pemko hanya mematok target realistis saja.

"Kita ril saja, sehingga tahun depan bisa maksimal. Tidak ada penambahan kegiatan baru. Cuma di perubahan ini ada penambahan dana OP (operasional) Rp 10 miliar untuk jalan rusak,"
sebutnya. (rLS/*)
Berita Terkait :
- Gubri Syamsuar Melakukan Kunjungan ke Universitas Al-Azhar di Kairo-Mesir0
- Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi0
- Puluhan Kerbau di Kampar Mati Mendadak0
- Polda Riau Tangkap Pengoplos Gas Elpiji0
- Kajati Riau Berikan Tausiah Kepada Pegawai0
_Black11.png)









