- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
Pemko Akhirnya Teken MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 Rp 2,5 T
DPRD Pekanbaru

PEKANBARU , VokalOnline.Com - DPRD Pekanbaru akhirnya menggelar Rapat Paripurna MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022, Selasa (27/9/2022).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, di dampingi tiga wakilnya Ginda Burnama ST, T Azwendi Fajri SE, Ir Nofrizal MM, serta para anggota dewan lainnya.
Sementara dari Pemko Pekanbaru hadir Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, Sekko HM Jamil, dan kepala OPD terkait.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menjelaskan, bahwa hasil kesepakatan MoU KUA PPAS APBD Perubahan 2022 antara DPRD Pekanbaru dengan Pemko, sebesar Rp 2,5 triliun.
"Dari angka tersebut, tidak ada penambahan di anggaran perubahan ini. Kenapa tidak bertambah, karena kemampuan kita tak bisa. Kan nggak mungkin kita paksakan," kata Sabarudi usai Paripurna.

DPRD Pekanbaru bersama Pemko, tidak bisa memaksakan penambahan anggaran. Meski pada APBD Murni 2022 kemarin disahkan Rp 2,560 triliun.
"Bisa-bisa kalau dipaksakan, nambah hutang tunda bayar. Bagus kita pahit-pahit dari sekarang.
Biar berjalannya bagus ke depan," terangnya.

Diusulkan pertama, anggaran perubahan 2022 Rp 2,7 triliun. Namun tidak disetujui Pemprov Riau.
Disinggung tahapan selanjutnya Paripurna APBD Perubahan 2022 ini, Sabarudi menegaskan, bahwa sesuai jadwalnya, pihak DPRD Pekanbaru terkejar mengesahkan APBD Perubahan 2022 ini, sebelum tanggal 30 September.

"Insya Alloh terkejar. Setelah MoU ini, kita nota, lalu Paripurna Pandangan Fraksi, Jawaban Pemerintah, terakhir pengesahan APBD Perubahan 2022 Pada Jumat (30/9/2022)," paparnya.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun usai Paripurna menegaskan, angka Rp 2,5 triliun ini, memang tak bertambah dari yang lama. Kenapa tidak bertambah, karena PAD Kota Pekanbaru tak sanggup.

"Makanya, kita menghindari tunda bayar tahun depan. Kita bersepakat dengan DPRD, angka ini.
Bagaimana kita mengeluarkan kegiatan yang tak strategis. Memang ada DAU dan dana bagi hasil," jelasnya.
Diakuinya, target PAD 1 triliun, itu merupakan target nonsen. Ke depan, Pemko hanya mematok target realistis saja.

"Kita ril saja, sehingga tahun depan bisa maksimal. Tidak ada penambahan kegiatan baru. Cuma di perubahan ini ada penambahan dana OP (operasional) Rp 10 miliar untuk jalan rusak,"
sebutnya. (rLS/*)
Berita Terkait :
- Gubri Syamsuar Melakukan Kunjungan ke Universitas Al-Azhar di Kairo-Mesir0
- Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi0
- Puluhan Kerbau di Kampar Mati Mendadak0
- Polda Riau Tangkap Pengoplos Gas Elpiji0
- Kajati Riau Berikan Tausiah Kepada Pegawai0
_Black11.png)








