- Rayakan HUT ke-80, Polsek Keritang Tebar Kepedulian Lewat Bansos Sembako
- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Polisi Segel Sejumlah SPBU Selewengkan BBM Subsidi

Konferensi pers tindak tindak pidana penyelewengan subsidi BBM dan Migas di Polda Riau.
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dan jajaran Polres di Bumi Lancang Kuning menangkap 65 pelaku pelaku BBM bersubsidi. Sejumlah SPBU disegel karena ada oknum bermain mata dengan pelaku.
Dalam aksinya, para pelaku wisata alam menjalin kerja sama dengan operator di SPBU, juga melansir subsidi BBM. Caranya dengan merombak tangki mobil sehingga daya tampungnya lebih banyak.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, 65 tersangka merupakan tangkapan dalam beberapa bulan terakhir. sebagiannya sudah ada yang diserahkan ke jaksa untuk disidangkan.
"Yang masih penyidikan itu masih banyak, yang ada di belakang ini (dihadirkan)," kata Sunarto Disertakan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Besar Ferry Irawan, Senin siang, 26 September 2022.
Sementara Ferry menjelaskan, jumlah tersangka dalam aksinya, setelah merombak tangki mobil, berkeliling ke sejumlah SPBU. Setelah terkumpul banyak, carilah ke suatu tempat.
Para tersangka kemudian menjual subsidi BBM dengan harga subsidi BBM atau industri. Dalam penjualan itu, mendapatkan keuntungan jutaan rupiah.
Selain lansiran, ada juga kerjasama dengan operator SPBU. Biasanya, aksi ini terjadi pada pagi hari atau saat malam hari atau ketika masyarakat tidak mengantri di SPBU.
"Bagi yang kedapatan, SPBU-nya sudah disegel untuk penyidikan," tegas Ferry.
Terkait ini, Ferry menghimbau SPBU memasang CCTV agar pemilik ataupun manajer mengetahui tindakan anak buah. Manajer juga diminta untuk aktif secara langsung.
Dalam kasus ini, penyelidikan 37.147 liter BBM jenis subsidi solar. Selanjutnya 38 unit mobil, baik roda 4 ataupun roda 6, 5 unit sepeda motor, uang Rp17 juta, 24 drum besi dan nomor selang. (syu)
Berita Terkait :
- Puluhan Kerbau di Kampar Mati Mendadak0
- Polda Riau Tangkap Pengoplos Gas Elpiji0
- Kajati Riau Berikan Tausiah Kepada Pegawai0
- PWI Riau Kembali Gelar UKW Gratis untuk 7 Kelas 0
- Polwan Penganiaya Warga Dipenjarakan0
_Black11.png)









