- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
Laba Bersih BTN Meningkat 49,19 Persen

Jakarta, VokalOnline.Com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerjanya di mana hingga Mei 2022, laba bersih emiten bersandi saham BBTN tersebut tumbuh 49,19 persen (yoy) ditopang peningkatan pendapatan bunga bersih.
Berdasarkan laporan keuangan bulanan yang dikutip dari laman resmi BTN di Jakarta, Rabu, BTN memperoleh laba bersih senilai Rp1,06 triliun per Mei 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp716,44 miliar.
Penyumbang terbesar kenaikan laba bersih BBTN tersebut yakni dari pendapatan bunga bersih senilai Rp5,9 triliun per Mei 2022 atau naik 25,95 persen (yoy) dari Rp4,68 triliun pada bulan yang sama tahun lalu.
Sementara, peningkatan pendapatan bunga bersih ditopang beban bunga yang sukses ditekan turun sebesar 28,95 persen (yoy ) dari Rp5,8 triliun pada Mei 2021 menjadi Rp4,12 triliun di Mei 2022.
Laporan keuangan tersebut juga mencatat per Mei 2022, aset bank spesialis pembiayaan perumahan itu mencapai Rp374,27 triliun atau naik 4,25 persen (yoy) dari Rp359 triliun.
Kenaikan tersebut didorong posisi kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik masing-masing sebesar 6,33 persen (yoy) dan 7,56 persen (yoy).
Adapun, hingga akhir tahun nanti Bank BTN membidik laba bersih tumbuh di level 12 persen hingga 14 persen.
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo sebelumnya mengatakan, perseroan optimis mencapai target tersebut sejalan dengan inovasi yang dilakukan dan kebutuhan akan hunian yang masih tinggi. **Fira
Berita Terkait :
- Jerman Tolak Rencana UE Larang Mobil Berbahan Bakar Fosil Mulai 20350
- Direktorat Pembagunan Sarana dan Prasarana Desa, Tinjua Pasar Pekan Tua Desa Koto Perambahan 0
- Mulai Uji Coba, Stasiun Matraman Beroperasi Sepekan0
- Babak Belur, Rupiah Kian Terperosok ke Rp14.824 per Dolar AS0
- PLN Ungkap Wacana Subsidi LPG 3 Kg Dialihkan ke Kompor Listrik0
_Black11.png)









