- Bawa Sabu 23,51 Gram, Pemuda Asal Bukit Lingkar Ditangkap Polsek Batang Cenaku
- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
Lepas Karnaval Festival Lalang Tempo Doeloe, Alfedri Kenang Masa-Masa Tugas Pertama di Sungai Apit

SUNGAI APIT, VokalOnline.Com - Event tempo doeloe lalang festival 2024 di buka dengan Karnaval budaya yang diikuti oleh kelompok masyarakat, Pemerintah Kampung, RW, RT dan individu.
Para peserta karnaval tampil dengan berpakaian yang serba unik, ala tempo dulu, lengkap dengan aksesoris baju, alat-alat jadul dan kendaraan sepeda ontel yang terkenal pada masanya.

Karnaval festival lalang tempo doeloe dilepas Bupati Siak Alfedri, dengan rasa senang ia sempat menceritakan masa-masa pertama kali ditugaskan usai lulus dari APDN.
"Saya sangat senang bisa hadir acara karnaval rangkaian festival lalang tempo doeloe. Bicara Sungai Apit, kecamatan ini merupakan bagian hidup saya,” akat Alfedri usai melepas karnaval, di Kampung Lalang, Sungai Apit, Senin (9/9/2024).
Ia, secara ringkas menceritakan awal perjalanan karirnya di kecamatan Sungai Apit, Siak,”setelah tamat APDN dan ditugaskan di Sungai Apit sebagai Pjs Kaur Kemasyarakatan Sekwilcam Sungai Apit. Kemudian Kepala Seksi PMD Sekwilcam Sungai Apit,” kata dia.
Orang nomor satu di negeri Istana itu, juga menyambut baik gelaran festival lalang tempo doeloe ini, salah satu cara masyarakat dan Pemkab untuk mengangkat budaya-budaya tempo dulu dan Pemkab Siak telah memasukan festival ini kedalam kalender pariwisata Kabupaten Siak.
"Tentu, jika sudah masuk event ini dalam kalender pariwisata kabupaten Siak 2024, tentunya kita dukung. Melalui festival lalang tempo doeloe ini, kami berharap kita bisa mengenang dan mengangkat budaya-budaya tempo dulu yang ada di kabupaten Siak,” kata dia.
Ia berharap pihak terkait yang menggelar event ini, terus melakukan kolaborasi dengan Pemerintah agar festival ini. Sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung di Sungai Apit khususnya ke Kampung Lalang.
"Dari event ini, masyarakat akan banyak yang berjualan, terutama menu makanan yang ditetapkan panitia yaitu makanan khas tempo dulu, sehingga akan berdampak peningkatan ekonomi bagi warga sekitar dan pelaku UMKM,” tutupnya.
Berita Terkait :
_Black11.png)









