- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
- Jum'at Keliling, Kapolres Pelalawan Sambangi Masjid Al Aziim
- Polres Inhu Gelar Razia Sarang Narkoba di Kambesko, Dukung Terwujudnya Kampung Bersinar
- Perebutkan Piala Bupati, Kejuaraan Drumband Inhu Resmi Dibuka
- Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
- 600 Atlet INKANAS Berlaga di GDR Open Championship 1 Riau, Matangkan Persiapan Menuju Piala Kapolri
Megawati Sebut Hari Lahir Pancasila Bangkitkan Energi Gotong Royong

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2022 yang bertema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia” dapat dimaknai oleh masyarakat Indonesia agar membangkitkan kembali energi gotong royong.
“Tema peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun 2022 ini adalah ‘Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”. Dalam perspektif ideologis, kebangkitan yang dimaksudkan di sini adalah kebangkitan kembali suatu energi gotong royong sebagai suatu saripati dari Pancasila,” kata Megawati.
Ia mengemukakan hal tersebut saat menjadi pembicara kunci dalam seminar nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bertajuk “Membumikan Ide dan Gagasan Soekarno-Hatta”, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube Untirta Official, di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, gotong royong tersebut perlu senantiasa dibangkitkan oleh seluruh masyarakat, karena merupakan salah satu implementasi dari Pancasila yang dapat membuat Indonesia keluar dari berbagai persoalan atau kesulitan, seperti pandemi COVID-19.
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menilai, selain melalui upaya vaksinasi, energi gotong royong juga membantu bangsa Indonesia mengatasi pandemi COVID-19.
Dia mengatakan, secara tanpa disadari, bangsa Indonesia menerapkan gotong royong saat pandemi COVID-19 berlangsung.
Masyarakat Indonesia di berbagai daerah, kata Megawati, beriuran dan memberikan makanan kepada tetangga mereka yang terinfeksi COVID-19 sehingga harus menjalankan karantina mandiri di rumah.
“Kita sendiri lihat, hal yang saya sangat syukuri dengan peristiwa pandemi COVID-19 ini, kita sangat tertolong, tidak hanya oleh vaksinasi, tetapi juga tanpa disadari (oleh bangsa Indonesia) masih ada gotong royong itu. Di mana-mana, saya sering melihat, ketika orang terkena COVID-19 dan menjalankan karantina mandiri, banyak tetangga beriuran serta memberikan makanan. Itu sebetulnya kan gotong,” ujar dia.
Selanjutnya, Megawati pun menyampaikan bahwa makna kebangkitan dalam tema peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun ini menjangkau pula kebangkitan yang bersifat ke luar, yaitu bergerak bangkit membangun peradaban dunia.
“Kebangkitan ini juga akan bergerak ke luar untuk membangun peradaban dunia, sebab Pancasila dalam keseluruhan substansi yang disampaikan oleh Bung Karno bukan hanya berfungsi sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, melainkan juga pandangan Indonesia terhadap dunia,” ujar Megawati. **Fira
Berita Terkait :
- Arus Pendek, Satu Unit Rumah Di Tembilahan Hulu Terbakar0
- Gubernur Jambi Al Haris Siap Sukseskan Pelantikan JMSI Jambi0
- Cegah Penyebaran PMK, OPD Diminta Blokade Perbatasan0
- Tilang Pakai Kamera HP, Polisi Perlu Kantongi Surat Tugas0
- Apresiasi Gagalkan Upaya Jambret, Dishub Dan Mitra Beri Reward Jukir0
_Black11.png)








